Kompas.com - 07/12/2020, 18:27 WIB
Ilustrasi tanaman hias dari keluarga Alocasia, Alocasia longiloba sedang banyak digandrungi. Selain memiliki corak unik pada daunnya, ternyata tanaman ini juga memiliki manfaat sebagai obat luka. SHUTTERSTOCK/nokwalaiIlustrasi tanaman hias dari keluarga Alocasia, Alocasia longiloba sedang banyak digandrungi. Selain memiliki corak unik pada daunnya, ternyata tanaman ini juga memiliki manfaat sebagai obat luka.

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca yang basah, atau saat hujan biasanya disukai oleh tanaman.

Namun, hujan yang berlebihan pada tanaman dapat menyebabkan penyakit melalui bakteri dan jamur patogen yang disebabkan oleh kelembaban jangka panjang pada dedaunan dan akar.

Dilansir dari Gardening Know How, Senin (7/12/2020), pengaruh cuaca hujan yang terus menerus akan mengakibatkan tanaman bintik-bintik pada dedaunan, pembusukan pada daun, batang, atau buah, dan layu.

Baca juga: Kenapa Daun Tanaman Hias Gosong dan Seperti Terbakar?

Bahkan, pada kasus yang parah bisa mengakibatkan kematian seluruh tanaman.

Hujan yang ekstrim juga dapat menghalangin penyerbuk yang memengaruhi tanaman mekar dan berbuah.

Biasanya, penyakit yang akan menyerang tanaman di musim hujan adalah jamur antraknosa. Jamur ini akan menyebar melalui cabang bawah kemudian bertahap menyerang ke pohon.

Untuk mengatasinya, keruk dan buang sisa pohon selama musim tanam dan musim gugur. Pangkas di musim dingin atau hujan untuk meningkatkan aliran udara dan menghilangkan bagian yang terinfeksi.

 

Baca juga: Simak, 5 Ide Menggantung Tanaman Hias

Selain itu, semprotan fungisida dapat menjadi solusi lainnya, namun lebih efektif disemprotkan ke pohon besar.

Berbagai Penyakit

Penyakit lainnya yang sering menyerang tanaman di musim hujan adalah jamur tepung. Jamur tepung adalah penyakit umum lainnya yang disebabkan oleh hujan yang berlebihan.

Tanaman yang terkena jamur ini memiliki noda seperti tepung putih pada permukaan daun. Jamur ini juga menginfeksi daun lama dan baru.

Sinar matahari dan panas akan membunuh jamur ini atau bisa menggunakan minyak nimba, sulfur, bikarbonat, fungisida organik dengan Bacillius subtillis atau fungisida sintetis untuk mengatasinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.