Kompas.com - 07/12/2020, 15:16 WIB
Ilustrasi rumah Dok. Kementerian PUPRIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren pencarian properti selama pandemi covid-19 mengalami peningkatan. Hal ini dipaparkan oleh situs pencarian properti Rumah.com pada konferensi pers virtual yang diadakan di Jakarta, Senin (7/12/2020).

"Tren pencarian properti di platform Rumah.com terus meningkat mesikpun di situasi pandemi, khususnya di kawasan penyangga Jakarta seperti Jawa Barat," ujar Marine Novita, Country Manager Rumah.com.

Pada kuartal III 2020, pencarian properti di Jawa Barat naik 88,8 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Secara tahunan pencarian properti di Jawa Barat naik 239 persen.

Baca juga: Permintaan Rumah Tipe 36 Meningkat, Ini Sebabnya

Hal ini terjadi karena konsumen lebih mencari di daerah penyangga Jakarta dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

"Pencari rumah ini berpikir lebih baik mencari rumah di daerah penyangga Jakarta seperti Bekasi, Bogor, Tangerang karena memiliki harga yang lebih murah daripada di Jakarta," tambah Marine.

Selain itu, faktor transportasi juga menjadi pengaruh dalam pencarian rumah di daerah penyangga ini. Sebab, Marine menjelaskan, mereka yang mencari di daerah luar Jakarta, tidak menjadi masalah asalkan memiliki akses transportasi yang memadai seperti kereta, dan sebagainya.

Hal ini dikuatkan oleh data yang memperlihatkan adanya kenaikan harga properti di beberapa kelurahan Cinangka di kecamatan Sawangan, Depok sebanyak 35 persen, sebanyak 6 persen di Pondok Cabe, 12 persen di Serpong, dan 19 persen di Pamulang yang memiliki lokasi di sekitar tol Cinere-Serpong.

Baca juga: Pasangan Muda, Sekarang Saatnya Beli Rumah

Kisaran harga Rp 300 juta hingga Rp750 jutaan

Pencarian terbesar yang tercatat saat ini adalah kisaran harga rumah sekitar Rp300-750 jutaan sebanyak 25 persen.

"Jika digabungkan besarnya jumlah pencari hunian di kisaran harga di bawah Rp1,5 miliar mencapai 61 persen," ujar Marine.

Untuk tipe rumah yang dicari pun masih didominasi dengan rumah tapak, yakni rumah pertama yang dihuni.

"Masih banyak rumah tapak dibandingkan dengan apartemen, sebab kebanyakan yang konsumen mencari untuk hunian. Para pencari rumah ini tidak masalah tidak memiliki rumah di tengah Jakarta, yang paling penting adalah memiliki rumah tapak," ujar Marine.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.