Ini Cara Produsen Cat Dinding Kurangi Emisi Karbon

Kompas.com - 25/11/2020, 19:14 WIB
Ilustrasi cat dinding. SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIOIlustrasi cat dinding.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perubahan iklim dan kerusakan alam maupun lingkungan di muka bumi menjadi permasalahan, serta tantangan yang tengah dihadapi saat ini.

Untuk meminimalisir kerusakan bumi agar tidak semakin parah, salah satu perusahaan cat di Tanah Air, yakni PT Mowilex Indonesia menunjukkan langkah konkret.

Anak perusahaan dari Asia Coatings Enterprises, Pte Ltd (ACE) tersebut melakukan inisiatif keberlanjutan, salah satunya dengan pengurangan emisi karbon.

Baca juga: Ada Pandemi, Perusahaan Cat Ini Lanjutkan Pembangunan Pabrik Baru

Dalam virtual press conference Mowilex, Presiden Direktur PT Mowilex Indonesia, Niko Safavi, mengatakan kalau PT Mowilex Indonesia, menjadi perusahaan manufaktur pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi karbon netral.

"Upaya karbon netral kami itu dimulai pada awal 2018. Kami menggunakan jasa dari dua perusahaan sangat terkenal di Amerika untuk proses sertifikasi kami," jelas Niko Safavi kepada Kompas.com, Rabu, (25/11/2020).

Dua perusahaan yang memberikan sertifikasi netral karbon pada PT Mowilex Indonesia adalah SCS Global dan Natural Capital Partner. Sertifikasi didapat pada Oktober 2019.

Safavi mengatakan, peran SCS Global dan Natural Capital Partner adalah membantu perusahaannya untuk mencari dan membeli karbon di pasar karbon.

Baca juga: Ide Warna Cat Dinding Kamar yang Bisa Jadi Inspirasi

Bisa dikatakan kalau sertifikasi netral karbon adalah bukti dan keseriusan Mowilex Indonesia dalam memberikan perhatian tinggi akan perubahan iklim dan lingkungan.

Perusahaan yang dipimpin oleh Safavi sendiri menerapkan kebijakan ketat untuk mengurangi dampak emisi gas buang. Keseriusan untuk mengurangi emisi karbon dibuktikan dengan proses sertifikasi kembali.

"Dan kami sedang menyelasaikan proses untuk sertifikasi ulang, karena karbon netral ini bukan dilakukan sekali saja dan harus dilakukan setiap tahunnya," tambah Safavi.

Safavi percaya bahwa menjadi pemimpin industri itu tidak sekadar membawa cat dan pelapis berkualitas tinggi kepada konsumen, tetapi juga bertanggung jawab atas emisi karbon yang dihasilkan dari operasi perusahaannya.

Menjadi perusahaan manufaktur karbon netral memang sebuah proses yang mahal dan akan memaksa perseroan untuk menjadi lebih hemat energi. Tetapi, itu semua demi kebaikan lklim dan lingkungan di muka bumi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X