Kompas.com - 10/11/2020, 15:17 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) menjadi salah satu cara bagi masyarakat untuk dapat memiliki rumah.

Pasalnya, dengan menggunakan KPR, masyarakat dapat menyicil sesuai dengan tengat waktu yang disepakati bersama.

Ternyata tidak hanya hal itu yang menjadi KPR cara layak untuk mengambil rumah, ada keuntungan lainnya yakni masyarakat dapat menimalisir kesalahan dalam memilih developer atau terjadinya hal yang tidak diinginkan, seperti rumah tidak dibangun sesuai dengan waktu yang ditentukan, atau masalah pertanahan, dan sebagainya.

Baca juga: Sekarang Saat yang Tepat Mengajukan KPR?

Hal tersebut juga disampaikan oleh Felicia M Simon, Executive Vice President Consumer Credit Bussiness PT Bank Central Asia Tbk dalam webinar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Perumahan dalam program KPR itu kan, rumah yang belum jadi, jadi kami sebagai pihak penyalur KPR bisa membantu masyarakat dalam meminimalisir risiko salah memilih perumahan atau pengembang," ujarnya.

Lantas, apa saja risiko yang bisa diminimalisir jika memilih KPR untuk memiliki rumah?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Felicia menambahkan jika bank tidak sembarangan dalam memilih pengembang yang akan bekerja sama. 

Pengembang yang ingin bekerja sama dengan bank, haruslah mengantongi perizinan lahan. Sehingga ketika masyarakat memilih pengembang ini, tidak akan salah langkah.

Baca juga: Catat, Ini Penyebab Pengajuan KPR Ditolak

Selain itu, bank akan memilah pengembang yang memiliki pengalaman atau sejarah dalam pembangunan perumahan.

"Bagaimana pengembang memiliki pengalaman dalam mengelola atau membangun proyeknya, lalu proyek apa saja yang sudah dikembangkan. Hal itu, juga menjadi poin penting," tambah Felicia.

Tidak hanya itu, dengan menggunakan KPR, masyarakat juga bisa mengetahui lebih lengkap spesifikasi perumahan sudah sesuai dengan perjanjian awal.

"Spesifikasinya sudah sesuai belum? Apakah sudah memenuhi syarat?" imbuh Felicia.

Baca juga: Apa Syarat Pengajuan KPR di Masa Pandemi dan Resesi?

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X