Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/11/2020, 14:30 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kucing adalah salah satu hewan peliharan yang paling populer di dunia selain anjing. Tingkah polahnya yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang memutuskan memelihara kucing.

Akan tetapi, ternyata studi ilmiah pun menemukan beragam manfaat memelihara kucing, baik untuk kesehatan fisik maupun kesehatan mental.

Dikutip dari Metro, Minggu (8/11/2020), berikut 7 manfaat memelihara kucing berdasarkan studi-studi ilmiah.

Baca juga: 7 Tips Aman Pelihara Anjing dan Kucing di Rumah

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Sama seperti memelihara anjing, memelihara kucing juga mampu menurunkan tingkat stres. Riset menemukan pula bahwa memelihara kucing memberikan dampak pada risiko penyakit kardiovaskular atau jantung.

Studi tersebut menemukan adanya penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke pada orang-orang yang memelihara kucing.

2. Membantu anak penderita autisme

Para peneliti dari University of Missouri, Amerika Serikat menemukan bahwa interaksi sosial anak penderita autisme membaik secara dramatis ketika dikelilingi hewan peliharaan.

Dalam studi itu, hampir separuh dari total keluarga yang diteliti memiliki kucing peliharaan. Para orang tua dalam keluarga-keluarga tersebut pun melaporkan ikatan kuat yang terbentuk antara mereka dan anak-anak.

Ilustrasi kucing. SHUTTERSTOCK/STOKKETE Ilustrasi kucing.

"Jenis keterampilan sosial ini biasanya sulit bagi anak-anak penderita autisme. Akan tetapi, studi ini menunjukkan kepercayaan diri anak akan lebih besar bila hidup bersama hewan peliharaan," ujar Gretchen Carlisle, peneliti dari Research Center for Human-Animal Interaction.

3. Dengkuran kucing membantu menyembuhkan nyeri tulang, sendi, dan otot

Kucing secara teratur mengeluarkan suara seperti mendengkur atau purring. Salah satu pertanda bila kucing purring adalah ia sedang bahagia.

Namun demikian, suara dengkuran kucing juga memiliki kemampuan penyembuhan bagi nyeri tulang dan otot manusia. Ini terkait dengan frekuensi getaran dengkuran kucing yang berada pada kisaran 20-140 Hz.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com