Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gambar AI "All Eyes on Rafah" Dibagikan Lebih dari 40 Juta Kali di Instagram

Kompas.com - 30/05/2024, 19:20 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Al Jazeera

 YERUSALEM, KOMPAS.com - Sebuah gambar dengan teks "All eyes on Rafah" atau "Semua mata tertuju ke Rafah" ada di setiap cerita Instagram, mendominasi wacana media sosial tentang perang Israel.

Tren dan gambar tersebut, yang telah dibagikan ulang di lebih dari 40 juta cerita Instagram sejak Senin (27/5/2024), sehari setelah serangan mematikan Israel di Rafah, Gaza.

"Semua mata tertuju pada Rafah" adalah gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) dengan slogan yang menarik perhatian pada situasi di Rafah, kota paling selatan di Jalur Gaza dekat perbatasan dengan Mesir.

Baca juga: Saksi: Israel Tempatkan Tank-tank di Pusat Kota Rafah

Setelah dimulainya perang Israel di Gaza, Israel mulai mengebomnya dari utara dan bergerak ke bawah, menggusur warga Palestina dari rumah-rumah mereka saat mereka melarikan diri ke selatan untuk mencari perlindungan.

Pada Februari, sekitar setengah dari 2,3 juta penduduk Gaza telah terdesak ke Rafah ketika Israel mengatakan bahwa mereka berencana untuk melancarkan operasi darat di Rafah, dan mengklaim bahwa empat brigade Hamas, kelompok Palestina yang memerintah Jalur Gaza, berada di sana.

Pengumuman itu dikecam di seluruh dunia. Pada bulan Februari, Richard "Rik" Peeperkorn, perwakilan WHO untuk Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, mengatakan bahwa "semua mata" tertuju pada serangan yang akan datang di Rafah.

Ameera Kawash, seorang seniman dan peneliti Palestina-Irak-Amerika yang berbasis di Inggris, yang karyanya mengeksplorasi efek AI pada kehidupan dan narasi Palestina, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa "Semua mata tertuju ke Rafah" kemungkinan besar berasal dari pernyataannya.

Sejak saat itu, slogan tersebut muncul di poster-poster protes dan unggahan media sosial lainnya.

Pada Minggu (26/5/2024), dua hari setelah Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan serangannya ke Rafah, pemboman Israel menewaskan sedikitnya 45 orang di al-Mawasi di Rafah barat, yang sebelumnya dinyatakan sebagai zona aman.

Serangan Israel lainnya menewaskan 21 orang di sebuah kamp pengungsian di sebelah barat Rafah pada Selasa (28/5/2024), sedikitnya 12 orang di antara mereka yang terbunuh adalah perempuan.

Baca juga: Putusan Mahkamah Internasional Tak Mampu Hentikan Operasi Militer Israel di Rafah

Serangan-serangan udara dilaporkan terjadi pada Rabu (29/5/2024) pagi.

Israel telah menewaskan sedikitnya 36.171 orang di Gaza sejak 7 Oktober, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Ilmuwan China Kembangkan Boneka Seks Dilengkapi AI

Ilmuwan China Kembangkan Boneka Seks Dilengkapi AI

Global
India Punya UGD Khusus Serangan Panas, Ada Bak Mandi Es untuk Pasien

India Punya UGD Khusus Serangan Panas, Ada Bak Mandi Es untuk Pasien

Global
Keluarga Korban Lion AIr JT610 dan Ethiopian Airlines 302 Tuntut Boeing Rp 406 Triliun

Keluarga Korban Lion AIr JT610 dan Ethiopian Airlines 302 Tuntut Boeing Rp 406 Triliun

Global
Rangkuman Hari Ke-850 Serangan Rusia ke Ukraina: Gempuran di Infrastuktur Energi | 2 Tewas di Kharkiv

Rangkuman Hari Ke-850 Serangan Rusia ke Ukraina: Gempuran di Infrastuktur Energi | 2 Tewas di Kharkiv

Global
Serangan Rusia di Kharkiv Ukraina Tewaskan 2 Orang, 15 Korban Luka-luka

Serangan Rusia di Kharkiv Ukraina Tewaskan 2 Orang, 15 Korban Luka-luka

Global
[UNIK GLOBAL] Sepeda Tertinggi di Dunia | Monolit di Gurun Las Vegas

[UNIK GLOBAL] Sepeda Tertinggi di Dunia | Monolit di Gurun Las Vegas

Global
6 Faktor Penyebab 1.000 Lebih Jemaah Haji Meninggal di Mekkah

6 Faktor Penyebab 1.000 Lebih Jemaah Haji Meninggal di Mekkah

Global
Eksploitasi PRT, Keluarga Terkaya di Inggris Hinduja Divonis Hukuman Penjara 

Eksploitasi PRT, Keluarga Terkaya di Inggris Hinduja Divonis Hukuman Penjara 

Global
'Pernikahan Hantu' di Malaysia...

"Pernikahan Hantu" di Malaysia...

Global
Cara Qatar Dorong Israel-Hamas Capai Gencatan Senjata di Gaza

Cara Qatar Dorong Israel-Hamas Capai Gencatan Senjata di Gaza

Global
Pesawat Japan Airlines Mendarat Darurat Usai Alami Masalah Mesin

Pesawat Japan Airlines Mendarat Darurat Usai Alami Masalah Mesin

Global
Tenggak Miras Ilegal, 54 Orang di India Tewas, 100 Lebih Masih di RS

Tenggak Miras Ilegal, 54 Orang di India Tewas, 100 Lebih Masih di RS

Global
Rusia Luncurkan Serangan Besar-besaran ke Infrastruktur Energi Ukraina

Rusia Luncurkan Serangan Besar-besaran ke Infrastruktur Energi Ukraina

Global
Penerbangan Komersial Terpendek di Dunia, Mengudara Kurang dari 2 Menit

Penerbangan Komersial Terpendek di Dunia, Mengudara Kurang dari 2 Menit

Global
Rangkuman Hari Ke-849 Serangan Rusia ke Ukraina: AS Larang Kaspersky | Remaja Rusia Dituduh Terlibat Terorisme

Rangkuman Hari Ke-849 Serangan Rusia ke Ukraina: AS Larang Kaspersky | Remaja Rusia Dituduh Terlibat Terorisme

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com