Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rangkuman Hari Ke-825 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Minta Dunia Tak Bosan | Putin Wanti-wanti Barat soal Senjata

Kompas.com - 29/05/2024, 10:27 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

KOMPAS.com - Masih ada beberapa hal baru yang terjadi mewarnai perang Rusia-Ukraina hari ke-825 pada Selasa (28/5/2024).

Ini termasuk, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak dunia untuk terus memperhatikan invasi Rusia ke negaranya.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan adanya “konsekuensi serius” jika negara-negara Barat mengizinkan Ukraina menggunakan senjata mereka untuk menyerang wilayah Rusia.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-824 Serangan Rusia ke Ukraina: Terkait Pembicaraan Damai | Serangan Rusia, 3 Tewas

Untuk lebih lengkapnya, berikut rangkuman serangan Rusia ke Ukraina hari ke-825 yang dapat Anda simak:

UE: Ukraina berhak pakai senjata Barat untuk serang wilayah Rusia

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Selasa mendesak negara-negara untuk menyeimbangkan ketakutan akan eskalasi dengan kebutuhan Ukraina untuk mempertahankan diri.

Dia mengatakan, Ukraina memiliki hak untuk menggunakan senjata Barat guna menyerang Rusia.

“Menurut hukum perang, hal itu sangat mungkin terjadi dan tidak ada kontradiksi. Saya bisa membalas atau saya bisa melawan orang yang melawan saya dari wilayahnya,” kata Borrell pada awal pertemuan dengan para Menteri Pertahanan Uni Eropa. 

“Anda harus menyeimbangkan risiko eskalasi dan kebutuhan Ukraina untuk melakukan pertahanan," tambahnya, sebagaimana dikutip dari AFP.

Ukraina telah menekan negara-negara Barat yang mendukungnya agar mengizinkan mereka mencapai sasaran di Rusia dengan menggunakan senjata jarak jauh yang disuplai oleh para pendukung Ukraina. 

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-823 Serangan Rusia ke Ukraina: Pertempuran di Kharkiv | Italia Tolak Pasok Senjata

Belgia berkomitmen kirim 30 jet F-16 ke Ukraina hingga 2028

Belgia pada Selasa berkomitmen untuk mengirimkan 30 jet tempur F-16 hingga 2028 untuk membantu Kyiv melawan invasi Rusia, pada awal kunjungan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky.

Janji tersebut dibuat sebagai bagian dari perjanjian keamanan bilateral dan dukungan jangka panjang yang ditandatangani oleh Zelensky dan Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo.

Itu merupakan perjanjian terbaru dari serangkaian perjanjian serupa antara Ukraina dan sekutu Baratnya.

“Untuk pertama kalinya, perjanjian semacam itu menetapkan jumlah pasti jet tempur F-16 –30 unit– yang akan dikirim ke Ukraina hingga 2028,” tulis Zelensky di X.

Zelensky mengatakan pesawat pertama akan tiba pada tahun ini.

Zelensky: Putin berusaha menggagalkan KTT perdamaian Swiss

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha menggagalkan pertemuan puncak (KTT) perdamaian Ukraina di Swiss yang dijadwalkan bulan depan.  

“Putin sangat takut dengan pertemuan puncak perdamaian,” kata Zelensky saat berkunjung ke Brussels.

“Dia telah berusaha menggagalkan pertemuan puncak ini dan terus melakukannya,” tambahnya. 

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-822 Serangan Rusia ke Ukraina: Rencana Bantuan G7 | Toko Ramai Diserang

Polandia tak kesampingkan kirim pasukan ke Ukrraina

Saat ditanya tentang kemungkinan pengiriman pasukan Polandia untuk berperang di Ukraina, Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski pada Selasa mengatakan, Warsawa tidak boleh mengesampingkan pilihan apa pun.

“Biarkan (Presiden Rusia Vladimir) Putin menebak apa yang akan kami lakukan,” katanya dalam wawancara dengan tiga surat kabar Eropa, termasuk Gazeta Wyborcza dari Polandia.

Halaman:
Baca tentang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com