Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kolombia Selangkah Lagi Larang Adu Banteng mulai 2027

Kompas.com - 29/05/2024, 09:27 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

BOGOTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kolombia hampir pasti akan melarang pergelaran adu banteng mulai 2027.

Hal itu terjadi setelah Kongres Kolombia pada Selasa (28/5/2024) meloloskan rancangan undang-undang (RUU) yang melarang adu banteng.

Adu banteng adalah sebuah hiburan kontroversial yang populer di negara Amerika Selatan tersebut.

Baca juga: Tabrakan Adu Banteng, Pikap Lindas Mobil Sport Corvette

Setiap tahunnya, ada ratusan adu bandeng yang digelar di Kolombia dan menarik ribuan penonton.

Jika disetujui oleh Presiden Gustavo Petro yang berhaluan kiri, yang di masa lalu mendukung pembatasan adu banteng, larangan tersebut akan mulai berlaku pada 2027.

Majelis rendah memberikan lampu hijau pada RUU tersebut dengan suara 93-2.

“Jelas, para petarung banteng akan menuntut,” kata Senator Kolombia Andrea Padilla dalam sebuah tulisan di X.

Ia menyebut keputusan itu sebagai “langkah bersejarah”. 

“Kami akan berada di sana untuk mempertahankannya!” tambahnya.

Undang-undang ini akan membawa Kolombia sejajar dengan negara-negara lain di kawasan ini yang telah melarang adu banteng, termasuk Brasil, Chile, Argentina, Uruguay, dan Guatemala.

Menjelang 2027, negara akan diminta untuk membantu menemukan opsi pekerjaan alternatif bagi puluhan ribu orang yang diperkirakan bergantung secara langsung atau tidak langsung pada adu banteng untuk mendapatkan penghasilan.

Negara juga harus mengadaptasi arena-arena di negara ini untuk kegiatan olahraga dan budaya lainnya.

Baca juga: Di Balik Polemik Larangan Adu Banteng di Meksiko

Pada 2018, Mahkamah Konstitusi mengakui adu banteng sebagai bagian dari tradisi budaya Kolombia.

Namun, ibu kota Bogota -salah satu kota adu banteng tertua di Amerika- sejak saat itu melarang melukai atau membunuh banteng, menghilangkan bagian paling berdarah dari tontonan yang diharapkan pada akhirnya akan mengakhiri olahraga berdarah tersebut.

Kota Medellin juga telah memberlakukan larangan, tetapi adu banteng tetap populer di kota-kota seperti Cali dan Manizales.

Kolombia adalah salah satu dari delapan negara di dunia yang masih menyelenggarakan adu banteng, yaitu Ekuador, Perancis, Meksiko, Peru, Portugal, Spanyol, dan Venezuela.  

Di ibu kota Ekuador, Quito, membunuh banteng dilarang.

Petarung banteng, Johan Andres Paloma (22), mengatakan kepada AFP sebelum pemungutan suara bahwa ia “bangga” dengan panggilannya sebagai petarung banteng.

Ia menggambarkan pekerjaannya itu sebagai “simbol identitas” bagi banyak orang Kolombia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com