Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Presiden Ukraina Desak Sekutu agar Rusia Lakukan Perundingan Damai

Kompas.com - 28/05/2024, 10:07 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

KYIV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin (27/5/2024) mendesak negara-negara Barat agar Rusia melakukan perundingan damai.

Pasalnya, Rusia terus melakukan invasi hingga telah merebut dua desa lagi sebagai bagian dari serangannya di Ukraina timur.

"Kita perlu mengintensifkan kerja sama dengan mitra kita untuk mencapai lebih banyak keamanan dan paksaan nyata Rusia terhadap perdamaian dengan segala cara," kata Zelensky dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, dikutip dari AFP pada Selasa (28/5/2024).

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Eropa Kecam Serangan Israel | Desa di Ukraina Direbut Rusia

Di sisi lain, Ukraina telah menekan para pendukungnya terutama Amerika Serikat untuk mengizinkan negara itu menggunakan senjata jarak jauh yang mereka pasok untuk mencapai sasaran di wilayah Rusia.

Washington dan sekutu lainnya enggan mengizinkan Kyiv melakukan serangan di perbatasan karena takut hal itu dapat menyeret mereka lebih dekat ke konflik langsung dengan Rusia yang memiliki senjata nuklir.

Sebelumnya, Rusia pada hari Senin mengeklaim telah merebut dua desa lagi di Ukraina timur.

Yakni tempat serangan terhadap sebuah hypermarket di Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu hingga menewaskan 17 orang pada hari Sabtu.

Serangan baru di kawasan industri di kota itu juga menewaskan seorang wanita pada hari Senin, kata pihak berwenang.

Baca juga: Rusia Serang Kharkiv, 14 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Serangan terpisah Rusia terhadap desa Snigurivka di wilayah Mykolaiv, Ukraina selatan, menyebabkan tiga orang tewas, termasuk dua remaja, dan melukai enam lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com