Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Serangan Udara Israel Hantam Rafah, 35 Orang Tewas

Kompas.com - 27/05/2024, 07:12 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber Reuters

RAFAH, KOMPAS.com - Serangan udara Israel di Kota Rafah, selatan Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 35 warga Palestina pada Minggu (26/5/2024).

Militer Israel (IDF) mengeklaim, yang diserang angkatan udaranya adalah kompleks Hamas di Rafah dan serangan dilakukan dengan amunisi tepat serta data intelijen yang tepat.

“IDF mengetahui laporan bahwa akibat serangan dan kebakaran yang terjadi, beberapa warga sipil di daerah tersebut terluka. Insiden itu sedang ditinjau,” katanya, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Hamas Luncurkan Roket ke Tel Aviv Israel, Seperti Apa Dampaknya?

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza—wilayah yang dikuasai Hamas—Ashraf Al Qidra mengatakan, 35 orang tewas dan puluhan korban lainnya, mayoritas wanita dan anak-anak, terluka.

Serangan itu terjadi di permukiman Tel Al Sultan di Rafah barat, lokasi ribuan orang berlindung setelah banyak yang meninggalkan wilayah timur, tempat Israel memulai serangan darat lebih dari dua minggu lalu.

Komite Palang Merah Internasional mengungkapkan bahwa rumah sakit lapangannya di Rafah merawat banyak korban. Rumah-rumah sakit lain juga menerima banyak pasien.

Pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri menyebut serangan di Rafah sebagai pembantaian, dan menganggap Amerika Serikat bertanggung jawab membantu Israel dengan senjata serta uang.

Baca juga:

“Serangan udara membakar tenda-tenda, tenda-tenda hangus dan jenazah warga juga terbakar,” kata salah satu warga yang tiba di rumah sakit Kuwait di Rafah.

Sebelumnya pada hari yang sama, militer Israel mengatakan bahwa delapan proyektil diidentifikasi melintas dari daerah Rafah,

Sejumlah proyektil dapat dicegat dan tidak ada laporan korban jiwa.

Baca juga: Tak Hiraukan Peringatan Mahkamah Internasional, Israel Terus Tingkatkan Serangan ke Rafah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com