Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motif Penembakan PM Slovakia Akhirnya Terungkap

Kompas.com - 24/05/2024, 11:05 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

HANDLOVA, KOMPAS.com - Motif penembakan PM Slovakia Robert Fico akhirnya terungkap.

Sebagaimana tertuang dalam dokumen pengadilan yang diperoleh AFP pada Kamis (23/5/2024), pria yang didakwa menembak dan melukai PM Slovakia mengatakan, bahwa ia melakukan hal itu untuk menentang kebijakan Pemerintah terhadap Ukraina.

Tetapi, pelaku kemudian mengaku menyesali tindakannya.

Baca juga: Hari Ini, Kondisi PM Slovakia Stabil dan Membaik

Publik Slovakia seperti diketahui pada pekan lalu terguncang oleh kabar tertembaknya Robert Fico.

Kepala pemerintahan itu tertembak oleh empat peluru ketika menyapa para pendukungnya di pusat kota Handlova. 

Ia dilarikan ke rumah sakit dan menjalani dua operasi yang panjang di Banska Bystrica.

Pihak rumah sakit pada Kamis mengatakan bahwa ia masih berada dalam kondisi “serius namun stabil”.

Pria bersenjata yang diidentifikasi oleh media Slovakia sebagai penyair berusia 71 tahun, Juraj Cintula, telah didakwa melakukan percobaan pembunuhan terencana dan dihadirkan dalam sidang pada Sabtu.

“Selama interogasi, dia menyatakan bahwa karena dia tidak setuju dengan kebijakan pemerintah saat ini... dia memutuskan untuk bertindak,” tulis hakim praperadilan Roman Puchovsky dalam sebuah keputusan pada Sabtu (18/5/2024). 

AFP menerima dokumen tersebut melalui email pada Kamis dari Katarina Kudjakova, juru bicara pengadilan pidana khusus di Pezinok, timur laut ibu kota. 

Baca juga: Kini, Nyawa PM Slovakia Tak Lagi dalam Bahaya

Terdakwa secara khusus mengatakan, ia tidak setuju dengan keputusan pemerintah untuk menghapuskan kantor kejaksaan khusus dan berhenti mengirimkan bantuan militer ke Ukraina, serta dugaan penganiayaan terhadap media.

“Dia mengulangi bahwa dia tidak ingin membunuh (nama disamarkan) tetapi ingin melukainya dan mengganggu kesehatannya, bahwa dia membidik bagian bawah tubuhnya,” tulis Puchovsky. 

“Dia menyadari bahwa tindakannya sama sekali tidak dapat dibenarkan, bahwa dia seharusnya tidak melukai korban. Dia dengan tulus menyesali tindakannya," tambah hakim. 

Percobaan pembunuhan ini telah menyoroti perpecahan politik yang akut di Slovakia, di mana Fico yang berusia 59 tahun mulai menjabat pada bulan Oktober setelah partainya, Smer, memenangkan pemilihan umum.

Sekarang menjalani masa jabatan keempatnya sebagai perdana menteri, Fico memperburuk hubungan dengan Ukraina setelah ia mempertanyakan kedaulatan negara tetangga tersebut saat berperang melawan pasukan Rusia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com