Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rangkuman Hari Ke-820 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Izinkan Penyitaan Aset AS | Polandia dan Yunani Serukan UE Ciptakan Perisai Pertahanan Udara

Kompas.com - 24/05/2024, 09:18 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

KYIV, KOMPAS.com - Masih ada beberapa hal baru yang terjadi mewarnai perang Rusia-Ukraina hari ke-820 pada Kamis (23/5/2024).

Ini termasuk, Vladimir Putin menandatangani sebuah dekrit yang mengizinkan penyitaan aset-aset di Rusia milik Amerika Serikat.

Sementara itu, Polandia dan Yunani  menyerukan Uni Eropa untuk menciptakan “perisai pertahanan udara” untuk lebih melindungi blok tersebut dalam menghadapi perang Rusia melawan Ukraina. 

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Untuk lebih lengkapnya, berikut rangkuman serangan Rusia ke Ukraina hari ke-820 yang dapat Anda simak:

10.980 orang orang dievakuasi dari Kharkiv

Gubernur Kharkiv, Oleg Synegubov, pada Kamis menyebut, hampir 11.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Kharkiv, Ukraina timur sejak pasukan Rusia melancarkan serangan darat pada 10 Mei.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah memperingatkan bahwa serangan membawa Rusia memperoleh keuntungan teritorial terbesarnya dalam 18 bulan terakhir itu mungkin merupakan gelombang pertama dari beberapa gelombang serangan.

“Sebanyak 10.980 orang dievakuasi,” kata Gubernur Kharkiv Oleg Synegubov dalam sebuah posting di Telegram, dikutip dari AFP.

Ukraina serang wilayah Rusia, 2 orang tewas

Ukraina meluncurkan drone ke sebuah desa di wilayah Belgorod, Rusia dan menembaki kota Gorlivka di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia pada Kamis.

Menurut Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, serangan Ukraina tersebut menewaskan dua orang.

Kremlin sering menuduh Kyiv melakukan serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil. Ukraina menyangkal hal ini, dengan alasan bahwa mereka hanya mengebom sasaran militer yang bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap warga sipilnya sendiri.

“Sebuah kendaraan udara tak berawak jenis pesawat terbang menghantam sebuah rumah di desa Krasny Vostok di wilayah Belgorod, menghancurkan lantai pertama bangunan tersebut," Vyacheslav Gladkov.

“Kami sangat sedih karena ada korban –jasad seorang persempuan ditemukan di bawah reruntuhan,” katanya.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-818 Serangan Rusia ke Ukraina: 3.000 Napi Ukraina Ingin Gabung Militer | 14.000 Orang Mengungsi dari Kharkiv 

Yellen desak rencana G7 yang lebih ambisius untuk penggunaan aset-aset Rusia

Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada Kamis mendesak pertemuan para menteri G7 di Italia untuk membahas "opsi yang lebih ambisius" terkait penggunaan sset Rusia yang dibekukan guna membantu Ukraina.

“Kami mendukung keputusan UE untuk memanfaatkan keuntungan tak terduga dari aset-aset ini, namun kami juga harus melanjutkan kerja kolektif kami pada opsi yang lebih ambisius, dengan mempertimbangkan semua risiko yang relevan dan bertindak bersama,” katanya pada konferensi pers menjelang pertemuan Kelompok Tujuh di Stresa.

Zelensky: Rusia ambil keuntungan dari kurangnya pertahanan udara Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Kamis mengatakan, Rusia memanfaatkan kurangnya sistem pertahanan udara negaranya untuk melancarkan serangan “brutal” ke kota-kota di garis depan.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com