Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria Bersenjata Dilaporkan di Stasiun Skotlandia, Ternyata Cosplayer Star Wars

Kompas.com - 12/04/2024, 16:00 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber UPI

EDINBURGH, KOMPAS.com - Polisi Skotlandia mengatakan pria bersenjata yang berada di sekitar kereta api area stasiun ternyata cosplayer Star Wars.

Cosplayer itu sedang dalam perjalanan menuju konvensi buku komik.

Pria tersebut, yang dikenal sebagai Grampian Stormtrooper di media sosial, mengenakan kostum Imperial Stormtrooper, dengan sentuhan Skotlandia.

Baca juga: Suara Star Wars Dipakai Penanda Saat Ada Serangan di Ukraina

Dia naik kereta ScotRail ke Dundee di stasiun kereta Aberdeen.

Dilansir dari UPI, kereta kembali ke stasiun tak lama setelah berangkat dan pria itu didekati seorang penjaga yang mengantarnya ke petugas polisi yang sudah menunggu.

Cosplayer tersebut menulis di Facebook bahwa ia bertemu dengan dua petugas bersenjata api, tiga polisi Skotlandia, dua polisi Transportasi Inggris.

Dia mengaku harus mengobrol dengan mereka di sebuah kantor dan lantas mengetahui bahwa ia telah dilaporkan karena membawa senjata api di dalam kereta.

Kepada polis, ia menjelaskan bahwa senjatanya adalah alat peraga plastik.

Polisi menyuruh pria tersebut pulang dan menaruh benda tiruan itu agar tidak membuat khawatir sesama penumpang kereta.

Baca juga: Bisa Melolong Tirukan Theme Song Star Wars, Anjing Chihuahua Ini Viral

Cosplayer itu juga diminta untuk tidak mengenakan baju besi Stormtrooper lengkapnya di dalam kereta.

Pria tersebut, yang sedang menuju ke DeeCon di Duncan of Jordanstone College of Art & Design, mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam 10 tahun berkostum, ia didatangi oleh polisi.

Seorang juru bicara Kepolisian Transportasi Inggris mengkonfirmasi insiden tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan kepada AberdeenLive.

Baca juga: Beritakan “Rekaman Langsung” dari Ukraina, TV Israel Tampilkan Stormtroopers Star Wars

"Petugas menerima laporan tentang seorang pria dengan senjata api yang memasuki stasiun Aberdeen sebelum pukul 9 pagi pada hari Sabtu 6 April," kata perwakilan polisi tersebut. "Petugas datang bersama rekan-rekan dari Kepolisian Skotlandia dan dipastikan bahwa itu hanyalah cosplayer."

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

ICJ Perintahkan Israel Buka Penyeberangan Rafah di antara Mesir dan Gaza

ICJ Perintahkan Israel Buka Penyeberangan Rafah di antara Mesir dan Gaza

Global
Pria Ini Pesan Burger McDonald's dengan Menghapus Semua Unsur, Ini yang Didapat

Pria Ini Pesan Burger McDonald's dengan Menghapus Semua Unsur, Ini yang Didapat

Global
Surat Perintah Penangkapan Netanyahu Disebut Tak Berlaku di Hongaria

Surat Perintah Penangkapan Netanyahu Disebut Tak Berlaku di Hongaria

Global
Singapore Airlines Ubah Aturan Sabuk Pengaman dan Rute Setelah Turbulensi Fatal

Singapore Airlines Ubah Aturan Sabuk Pengaman dan Rute Setelah Turbulensi Fatal

Global
Singapore Airlines Minta Maaf Setelah Penumpang Terluka Keluhkan Diamnya Maskapai

Singapore Airlines Minta Maaf Setelah Penumpang Terluka Keluhkan Diamnya Maskapai

Global
Kepala CIA Bakal ke Paris, Bahas Lagi Gencatan Senjata di Gaza

Kepala CIA Bakal ke Paris, Bahas Lagi Gencatan Senjata di Gaza

Global
Beberapa Sumber: Putin Inginkan Gencatan Senjata di Ukraina Garis Depan

Beberapa Sumber: Putin Inginkan Gencatan Senjata di Ukraina Garis Depan

Global
Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Internasional
Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Internasional
China Uji Coba Rebut Taiwan dalam Lanjutan Latihan Perang

China Uji Coba Rebut Taiwan dalam Lanjutan Latihan Perang

Global
Tanah Longsor di Papua Nugini, Diyakini Lebih dari 100 Orang Tewas

Tanah Longsor di Papua Nugini, Diyakini Lebih dari 100 Orang Tewas

Global
Wanita Ini Kencan 6 Kali Seminggu agar Tak Beli Bahan Makanan, Hemat Rp 250 Juta

Wanita Ini Kencan 6 Kali Seminggu agar Tak Beli Bahan Makanan, Hemat Rp 250 Juta

Global
Penikaman di China oleh Seorang Pria, 8 Orang Tewas

Penikaman di China oleh Seorang Pria, 8 Orang Tewas

Global
Imbas Perang di Gaza, Otoritas Palestina Berisiko Alami Keruntuhan Keuangan

Imbas Perang di Gaza, Otoritas Palestina Berisiko Alami Keruntuhan Keuangan

Global
Hari Ini, Mahkamah Internasional Bakal Putuskan Upaya Gencatan Senjata di Gaza

Hari Ini, Mahkamah Internasional Bakal Putuskan Upaya Gencatan Senjata di Gaza

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com