Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembunuhan 100 Lebih Warga Palestina yang Menunggu Bantuan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kompas.com - 01/03/2024, 15:00 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Guardian

YERUSALEM, KOMPAS.com - Sedikitnya 112 orang tewas, menurut otoritas kesehatan Palestina, dan 280 lainnya terluka setelah serangan membabi buta Israel pada warga Palestina yang sedang menunggu bantuan makanan.

Aksi keji ini terjadi di bundaran Nabulsi, di sepanjang jalan pantai di tepi barat daya Kota Gaza, di mana konvoi bantuan bergerak menuju pusat kota. 

Lokasi itu berada di Gaza utara, di mana pengiriman makanan sangat jarang terjadi. Pengiriman pertama dalam lebih dari satu bulan terakhir tiba minggu ini, dengan bantuan LSM yang dikawal pasukan Israel.

Baca juga: Dubes Palestina untuk PBB Minta Dewan Keamanan Kutuk Penembakan 112 Warga Gaza

Associated Press dan AFP mengutip para saksi mata yang mengatakan bahwa pasukan Israel menembaki kerumunan warga Palestina yang kelaparan yang sedang menarik kotak-kotak berisi tepung dan makanan kaleng dari truk-truk bantuan.

Hal ini membuat kerumunan tersebut tercerai berai. Ketika penembakan berhenti, seorang saksi mata mengatakan, warga Palestina kembali ke truk dan tentara melepaskan tembakan lagi, melukai kakinya, yang kemudian dilindas sebuah kendaraan. 

Menurut manajemen rumah sakit setempat, sebagian besar korban luka adalah luka tembak. 

Namun, seorang saksi mata Palestina mengatakan kepada BBC bahwa sebagian besar orang yang tewas terlindas truk. 

Seorang pekerja rumah sakit mengatakan bahwa tidak ada cukup ambulans untuk para korban. Beberapa orang dibawa ke rumah sakit dengan gerobak keledai.

Pihak Palestina mengatakan bahwa pasukan Israel melakukan pembantaian, menembaki kerumunan orang yang berkumpul dengan harapan makanan akan dibagikan.

Versi Israel tentang kejadian tersebut berubah-ubah sepanjang hari. 

Keterangan pertama yang diberikan militer Israel adalah bahwa para korban tewas dalam penyerbuan di mana orang-orang terbunuh dan terluka karena didorong, diinjak-injak, dan dilindas oleh truk-truk tersebut. 

Baca juga: Apa Itu Palestina dan di Mana Letaknya?

Belakangan, para pejabat militer Israel memberikan penjelasan kepada Guardian dan media lainnya bahwa pasukan mereka hanya menembaki kerumunan orang yang mengancam mereka setelah konvoi bantuan bergerak.

Sebagian besar korban tewas disebabkan oleh penyerbuan atau orang-orang yang terjatuh. Para pejabat Israel juga mempertanyakan jumlah korban tewas dari pihak berwenang Palestina.

Baca juga: 104 Warga Palestina Tewas Diserang Israel Saat Antre Bantuan Makanan

Seorang juru bicara Antonio Guterres mengatakan bahwa sekretaris jenderal PBB terkejut dengan jumlah korban jiwa yang tragis akibat konflik di Gaza dan menyerukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Sumber Guardian

Terkini Lainnya

2 Anak Tewas dan 15 Orang Terluka akibat Pengemudi Mabuk Tabrak Pesta Ulang Tahun

2 Anak Tewas dan 15 Orang Terluka akibat Pengemudi Mabuk Tabrak Pesta Ulang Tahun

Global
Helikopter Milter Jepang Jatuh, 1 Tewas dan 7 Orang Hilang

Helikopter Milter Jepang Jatuh, 1 Tewas dan 7 Orang Hilang

Global
Usai Seminggu Tenang, Bentrokan di Perbatasan Thailand-Myanmar Terjadi Lagi

Usai Seminggu Tenang, Bentrokan di Perbatasan Thailand-Myanmar Terjadi Lagi

Global
Israel Akan Panggil Dubes Negara-negara yang Dukung Keanggotaan Palestina di PBB

Israel Akan Panggil Dubes Negara-negara yang Dukung Keanggotaan Palestina di PBB

Global
Radio Taiwan Internasional Gelar 'Kartini Taiwan Music Festival', Apa Agendanya?

Radio Taiwan Internasional Gelar "Kartini Taiwan Music Festival", Apa Agendanya?

Global
Rangkuman Hari Ke-787 Serangan Rusia ke Ukraina: DPR AS Setujui Bantuan 61 Miliar Dollar | Rusia Mengecam

Rangkuman Hari Ke-787 Serangan Rusia ke Ukraina: DPR AS Setujui Bantuan 61 Miliar Dollar | Rusia Mengecam

Global
Begitu Dinanti Ukraina, DPR AS Akhirnya Setujui Bantuan Militer Rp 989 Triliun

Begitu Dinanti Ukraina, DPR AS Akhirnya Setujui Bantuan Militer Rp 989 Triliun

Global
Rusia: Bantuan AS untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan Hanya Akan Perburuk Krisis Global

Rusia: Bantuan AS untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan Hanya Akan Perburuk Krisis Global

Global
Palestina Kecam DPR AS Setujui Paket Bantuan Militer Baru untuk Israel

Palestina Kecam DPR AS Setujui Paket Bantuan Militer Baru untuk Israel

Global
2 Helikopter Militer Jepang Jatuh ke Laut Saat Latihan, 7 Orang HilangĀ 

2 Helikopter Militer Jepang Jatuh ke Laut Saat Latihan, 7 Orang HilangĀ 

Global
DPR AS Loloskan Paket Bantuan Rp 1.539 Triliun untuk Israel, Ukraina, dan Taiwan

DPR AS Loloskan Paket Bantuan Rp 1.539 Triliun untuk Israel, Ukraina, dan Taiwan

Global
[UNIK GLOBAL] Lupa Bawa Kunci Pas Mudik | Teman-teman Ingkar Datang Halal Bihahal

[UNIK GLOBAL] Lupa Bawa Kunci Pas Mudik | Teman-teman Ingkar Datang Halal Bihahal

Global
Ancaman Bom Picu Evakuasi Bandara Billund di Denmark, Polisi Tangkap Seorang Pria

Ancaman Bom Picu Evakuasi Bandara Billund di Denmark, Polisi Tangkap Seorang Pria

Global
Asosiasi Dokter Korea Selatan: Jika Pemerintah Tak Mengalah, Sistem Perawatan Kesehatan Bisa Runtuh

Asosiasi Dokter Korea Selatan: Jika Pemerintah Tak Mengalah, Sistem Perawatan Kesehatan Bisa Runtuh

Global
DPR AS Gelar Pemungutan Suara untuk Beri Persetujuan Bantuan ke Ukraina

DPR AS Gelar Pemungutan Suara untuk Beri Persetujuan Bantuan ke Ukraina

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com