Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ikuti Google Maps, Turis Jerman Ini Tersesat Masuk Hutan, Butuh Sepekan untuk Keluar

Kompas.com - 01/03/2024, 09:17 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber 9News

SYDNEY, KOMPAS.com - Dua turis Jerman belum lama ini tersesat di hutan belantara Australia setelah mengikuti petunjuk dari Google Maps.

Keduanya adalah Philipp Maier dan Marcel Schoene.

Mereka tersesat saat sedang melakukan perjalanan dari Cairns ke Bamaga.

Baca juga: Pakai GPS, Perempuan Ini Masuk Jembatan Gantung dan Terjebak

Keduanya berakhir di jalur tanah terpencil yang membawa mereka ke taman nasional yang tertutup untuk umum.

Sebagaimana diberitakan 9News pada Kamis (28/2/2024), mobil mereka terjebak lumpur setelah berkendara sejauh 59,5 km di trek yang sepi.

Tanpa layanan seluler dan persediaan terbatas, mereka terpaksa meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki selama lebih dari seminggu untuk mencapai tempat aman.

Selama berada di hutan mereka mengaku menghadapi kondisi cuaca buruk, termasuk badai petir dan panas ekstrem.

"Saya merasa seperti berada di film, seperti di film yang buruk, namun berakhir bahagia," kata Maier.

Ia mengaku melihat ada seekor buaya di anak sungai terakhir yang harus mereka seberangi.

“Kami mencoba membangun tempat perlindungan. Namun hal itu tidak berjalan dengan baik. Jadi kami tidur di bawah langit. Hujan turun sepanjang waktu, tetapi tidak apa-apa,” tambahnya.

Mereka membutuhkan waktu seminggu untuk berjalan kembali ke Kota Coen.

"Kami hanya berlari melewati sungai karena itu satu-satunya kesempatan kami," kata Maier.

Baca juga: Setelah Mengemis, Perempuan Ini Kedapatan Beli Makanan di Restoran oleh Si Pemberi

Akhirnya, dua turis Jerman tersebut berhasil mencapai kota kecil itu untuk mencari bantuan.

"Begitu mereka menyadari bahwa mereka sedang digiring ke selokan kering, mereka mundur dan tetap berada di dalam kendaraan selama mungkin sebelum memutuskan untuk berjalan keluar," kata penjaga hutan Queensland Parks and Wildlife, Roger James.

Penjaga hutan lalu membantu mengambil kendaraan roda empat mereka dan mengatakan bahwa ini bukanlah kecelakaan pertama yang dilaporkan di Cape yang terkait dengan Google Maps.

"Kami tidak tahu mengapa hal ini terjadi," kata penjaga hutan Queensland Parks and Wildlife, Roger James.

Diberitakan 9News, seorang juru bicara Google mengatakan, bahwa mereka senang bahwa kedua orang itu selamat dan sedang melakukan investigasi.

"Kami memutuskan, 'Oke, mari kita ikuti Google Maps karena Google Maps mungkin tahu lebih banyak dari yang kita tahu'," kata Maier.

Baca juga: Dapat Warisan, Perempuan Ini Ingin Bagi-bagi Rp 425 Miliar

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber 9News

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com