Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wanita Ini Tuduh Manajer Bank Curi Rp 29 Miliar dari Rekeningnya

Kompas.com - 26/02/2024, 14:27 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber BBC

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang wanita India, Shveta Sharma menuduh seorang manajer di salah satu bank terbesar India mencuri uang dari rekeningnya sebesar 160 juta rupee atau $1,9 juta (Rp 29 miliar).

Sebelumnya, Sharma telah mentransfer uang ke Bank ICICI dari rekeningnya di Amerika Serikat (AS). Ia berharap uang itu bisa jadi investasi dalam bentuk deposito tetap.

Tetapi, oleh seorang pejabat bank justru dicuri semuanya. Modusnya ialah seorang pejabat bank membuat rekening palsu, memalsukan tanda tangannya, mengeluarkan kartu debit dan buku cek atas namanya untuk menarik uang dari rekening Sharma.

Baca juga: India Tuntut Warganya yang Direkrut Tentara Rusia Segera Dikembalikan

"Dia memberi saya pernyataan palsu, membuat ID email palsu atas nama saya dan memanipulasi nomor ponsel saya di catatan bank sehingga saya tidak mendapat pemberitahuan penarikan apa pun," katanya, dikutip dari BBC pada Senin (26/2/2024).

Juru bicara bank tersebut mengakui kepada BBC bahwa penipuan memang telah terjadi namun mengatakan bahwa ICICI adalah bank bereputasi yang menyimpan simpanan triliunan rupee dari jutaan nasabah.

"Siapa pun yang terlibat akan dihukum," katanya.

Sharma dan suaminya, yang kembali ke India pada tahun 2016 setelah tinggal selama beberapa dekade di AS dan Hong Kong, bertemu dengan seorang bankir melalui seorang teman.

Karena suku bunga deposito bank di AS dapat diabaikan, ia menyarankan Sharma untuk memindahkan uangnya ke India dimana deposito menawarkan bunga sebesar 5,5 persen hingga 6 persen.

Dia membuka rekening NRE yang diperuntukkan bagi warga India non-residen atas sarannya setelah mengunjungi cabang ICICI di Gurugram lama dekat ibu kota, Delhi, dan pada tahun 2019, dan mulai mentransfer uang ke rekening tersebut dari rekening AS-nya.

"Selama periode empat tahun dari September 2019 hingga Desember 2023, kami menyimpan seluruh tabungan hidup kami sekitar 135 juta rupee di bank," katanya, seraya menambahkan bahwa dengan bunga, jumlah tersebut akan bertambah menjadi lebih dari 160 juta rupee.

Baca juga: Suami Tolak Bawa ke RS, Perempuan di India Meninggal Saat Melahirkan Ditangani Ahli Akupuntur

Dia berkata bahwa dia tidak pernah curiga ada sesuatu yang salah karena manajer cabang akan memberinya tanda terima yang sesuai untuk semua simpanan secara teratur dan dikirim ke email dari akun ICICI-nya.

Penipuan ini terungkap pada awal Januari ketika seorang karyawan baru di bank tersebut menawarkan agar Sharma mendapatkan pengembalian uang yang lebih baik.

Saat itulah dia menemukan bahwa semua simpanan tetapnya telah hilang.

"Saya dan suami terkejut. Saya menderita kelainan autoimun dan sangat trauma sehingga saya tidak bisa bangun dari tempat tidur selama seminggu penuh," katanya.

Sharma kemudian berbagi semua informasi dengan bank dan mengadakan beberapa pertemuan dengan pejabat tinggi.

Halaman:

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com