Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Heinz B, Jutawan yang Hidup Hemat dengan Makan dari Tempat Sampah

Kompas.com - 22/02/2024, 21:04 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

DARMSTADT, KOMPAS.com - Heinz B (80) dijuluki sebagai jutawan paling hemat di dunia karena hidup dari makanan dan barang-barang yang ditemukan di tempat sampah, meski dia memiliki sepuluh rumah bernilai jutaan euro. 

Dikutip dari Oddity Central pada Rabu (21/2/2024), Heinz yang dari jauh tampak seperti tunawisma ini baru saja menggelontorkan 700.000 euro (Rp 11,81 miliar) untuk membeli rumah kesepuluh.

Di rekening banknya sekarang tinggal tersisa 15 euro (Rp 253.300), tetapi ada 100.000 euro (Rp 1,68 miliar) yang ditransfer ke deposito berjangka. 

Baca juga: Kisah Eks PM Belanda dan Istrinya Meninggal Bergandengan Tangan dengan Eutanasia

Gaya hidup hemat Heinz membuatnya tidak terlalu butuh uang tunai untuk menyambung nyawa. Dia sangat senang makan dari makanan yang ditemukan di tempat sampah, dan menyimpan barang-barang buangan orang lain yang masih layak pakai. 

“Mungkin saya akan membeli minyak goreng atau semacamnya kalau kehabisan (makanan di tempat sampah), tetapi sebagian besar makanan saya temukan di tempat sampah,” kata Heinz baru-baru ini kepada tabloid Jerman, Bild.

“Orang-orang boros dan menghamburkan begitu banyak uang sampai bisa untuk menafkahi satu keluarga! Misalnya, orang beli sebungkus sosis, memakannya, lalu membuang sisanya ke tempat sampah,” lanjutnya.

Pensiunan dari Kota Darmstadt di Jerman barat daya ini kali pertama masuk berita pada 2021, ketika dilaporkan memiliki tujuh rumah dan dua apartemen, serta mempunyai sekitar 500.000 euro (Rp 8,44 miliar) di rekeningnya.

Sejak itu kekayaannya bertambah, termasuk membeli rumah kesepuluh. 

Properti-properti yang dibeli Heinz selalu berlokasi di dekat tempat tinggalnya, sehingga jika perlu diperbaiki dia dapat ke sana dengan bersepeda.

Dia lebih memilih memperbaiki sendiri daripada membayar orang untuk melakukannya.

Baca juga: Skandal Marguerite: PSK Simpanan Pangeran Inggris, Pemeras Pria Kaya, dan Pembunuh Suaminya

"Tarif tukang 55 euro (Rp 928.500) per setengah jam kerja," kata Heinz seraya menyebutkan, mayoritas rumahnya tidak disewakan karena biaya sewa tak bisa menutup ongkos perawatan properti.

Apalagi, Heinz juga tidak membutuhkan uang tambahan.

Sebagai pensiunan insinyur kelistrikan, Heinz mendapat uang pensiun bulanan 3.600 euro (Rp 60,77 juta) dan dana pensiun lainnya 156 euro (Rp 2,63 juta) yang mayoritas tetap di rekening karena tidak butuh belanja banyak.

Pengeluaran bulanannya disebut hanya 5 euro (Rp 84.400) untuk makan dan koneksi internet bagi laptopnya.

Dia tidak memakai ponsel karena butuh biaya setidaknya 10 euro (Rp 168.700). 

Namun, Heinz jarang menggunakan sebagian besar hasil pencarian barangnya di tempat sampah dan menjualnya ke tetangga, atau barter dengan makanan yang tidak termakan oleh mereka. 

Adapun Heinz tidak memiliki keluarga dekat sehingga tidak tahu kekayaannya akan diwariskan ke siapa ketika meninggal kelak.

Ada beberapa sepupu jauh, tetapi dia bilang mereka tak mampu membayar pajak warisan. Ia pun berencana menyerahkan sebagian propertinya kepada penyewa.

Baca juga: Kisah Tukang Sapu Menang Pilkada Lawan Partai Presiden gara-gara Gantikan Kotak Kosong

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

Global
[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

Global
Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Global
Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Global
Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Global
Wanita Ini Didiagnosis Mengidap 'Otak Cinta' Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Wanita Ini Didiagnosis Mengidap "Otak Cinta" Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Global
Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Global
Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Global
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Global
Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Global
Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Global
Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Global
Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Global
Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Internasional
Taiwan Akan Singkirkan 760 Patung Pemimpin China Chiang Kai-shek

Taiwan Akan Singkirkan 760 Patung Pemimpin China Chiang Kai-shek

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com