Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wanita Ini Palsukan 17 Kehamilan, Dapat Tunjangan Hamil Total Rp 1,9 Miliar

Kompas.com - 20/02/2024, 19:58 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

ROMA, KOMPAS.com - Seorang wanita Italia dituduh memalsukan tak kurang dari 17 kehamilan, yakni 12 aborsi alami dan 5 kelahiran palsu, selama 24 tahun terakhir.

Atas "perjuangannya", dia mendapatkan tunjangan persalinan sebesar 110.000 euro (120.000 dollar AS) atau sekitar Rp 1,9 miliar.

Barbara Loele, 50 tahun, telah mengalami kehamilan dalam jumlah yang tidak biasa selama 24 tahun terakhir.

Baca juga: Kasus Langka, Ibu di AS Punya Rahim Ganda dan Kini Hamil di Kedua Rahimnya

Hal ini mengakibatkan dia diharuskan cuti melahirkan selama bertahun-tahun dan mendapat sejumlah tunjangan yang dibayarkan oleh negara.

Dilansir dari Oddity Central, menurut dokumen yang diajukan oleh wanita tersebut, ia mengalami 17 kehamilan, 12 di antaranya sayangnya tidak dapat bertahan hingga cukup bulan.

Lima lainnya diduga menghasilkan kelahiran bayi-bayi yang sehat bernama Benedetta, Angelica, Abramo, Letizia, dan Ismaele, hanya saja tidak ada catatan bahwa mereka pernah didaftarkan. Juga tidak ada seorang pun yang pernah melihatnya.

Barbara diduga melahirkan anak bungsunya pada bulan Desember tahun lalu, namun kini pihak berwenang mengklaim bahwa ia berada di bawah pengawasan selama masa akhir kehamilannya dan mereka memiliki bukti bahwa ia tidak pernah hamil.

Mereka juga menuduhnya telah memalsukan semua 17 kehamilan yang dinyatakan untuk menerima tunjangan lebih dari 110.000 euro dan mendapatkan cuti kerja.

Kasus Barbara Loele baru-baru ini menjadi berita utama nasional di Italia. Kisahnya begitu sulit dipercaya sehingga sebagian besar pembuat film menganggapnya berlebihan.

Jaksa penuntut menyatakan bahwa penipuan yang dilakukannya selama dua dekade terakhir melibatkan pencurian akta kelahiran dari klinik di Roma dan dokumen-dokumen palsu lainnya serta tanda tangan dokter, bantal untuk meniru benjolan bayi, dan latihan berjalan agar terlihat hamil.

Baca juga: Polisi Ohio Rilis Video Penembakan Fatal Petugas terhadap Perempuan Hamil

Untuk menyatakan semua kehamilannya, Barbara Ioele mendaftarkan sertifikat medis yang dicurinya dengan tanda tangan palsu dan dapat menerima sekitar 120.000 dollar AS dalam bentuk tunjangan kehamilan serta cuti hamil selama bertahun-tahun dari berbagai perusahaan.

Hebatnya, tidak ada yang curiga mengingat dia dilaporkan telah melakukan hal ini sejak tahun 2000.

Baca juga: AS Setujui Vaksin RSV pada Ibu Hamil, Cegah Penyakit Parah pada Bayi

Tetapi keberuntungannya berakhir tahun lalu ketika polisi tenaga kerja mulai memantau kehamilan terakhirnya, mengikutinya berkeliling dan mengumpulkan bukti bahwa dia tidak benar-benar hamil. Hal ini memulai penyelidikan atas kehamilannya yang sebelumnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-791 Serangan Rusia ke Ukraina: Bantuan Baru AS | Kiriman Rudal ATACMS

Rangkuman Hari Ke-791 Serangan Rusia ke Ukraina: Bantuan Baru AS | Kiriman Rudal ATACMS

Global
AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

Global
[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

Global
Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Global
Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Global
Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Global
Wanita Ini Didiagnosis Mengidap 'Otak Cinta' Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Wanita Ini Didiagnosis Mengidap "Otak Cinta" Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Global
Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Global
Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Global
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Global
Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Global
Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Global
Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Global
Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Global
Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com