Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penembakan di Libya, 10 Orang Tewas

Kompas.com - 19/02/2024, 22:39 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

TRIPOLI, KOMPAS.com - Sedikitnya 10 orang tewas akibat penembakan di ibu kota Libya. Hal itu dikatakan misi dukungan PBB di Libya (UNSMIL) pada Senin (19/2/2024).

Sedangkan beberapa media Libya melaporkan ada belasan orang tewas dalam penembakan pada Sabtu di sebuah vila di distrik Abu Salim di Tripoli, tanpa menyebutkan siapa yang berada di balik pembunuhan tersebut.

Insiden itu terjadi pada peringatan 13 tahun pemberontakan rakyat yang mengakhiri 42 tahun kediktatoran Moamer Kadhafi, yang memicu perang dan kekacauan selama bertahun-tahun di negara Afrika utara tersebut.

Baca juga: Kapal Tenggelam di Libya, 61 Migran Tewas

Dikutip dari AFP, Misi Dukungan PBB di Libya mengatakan di media sosial X bahwa mereka mengutuk insiden kekerasan di daerah Abu Salim, Tripoli pada 17 Februari yang menewaskan sedikitnya 10 orang.

Abu Salim berada di bawah kendali orang kuat Abdel Ghani al-Kikli, kepala Otoritas Pendukung Stabilitas (SSA) yang dibentuk pada Januari 2021.

SSA menyatakan pada Minggu di Facebook bahwa dua anggotanya termasuk di antara mereka yang tewas.

UNSMIL mengatakan insiden tersebut menyoroti kekhawatiran yang berulang kali dikemukakan oleh ketua UNSMIL Abdoulaye Bathily.

Yakni tentang risiko serius yang ditimbulkan oleh persaingan antar aktor keamanan yang terus mengancam keamanan yang rapuh di Tripoli.

Dikatakan bahwa pihaknya mendesak pihak berwenang Libya untuk memastikan penyelidikan independen, cepat dan menyeluruh atas insiden tersebut dan mencegah tindakan apa pun yang dapat menyebabkan eskalasi dan kekerasan lebih lanjut.

Sementara itu, Direktur Keamanan di Tripoli pada hari Minggu mengumumkan pembukaan penyelidikan kriminal atas kematian tersebut.

Baca juga: 8 Pejabat Diperintahkan Ditangkap Buntut Banjir Libya yang Tewaskan 3.800 Orang

Diketahui, Libya dilanda kekacauan politik dan situasi yang tidak aman sejak jatuhnya Kadhafi pada 2011 dalam sebuah revolusi yang didukung oleh NATO.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber AFP

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com