Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Rusia Diam-diam Letakkan Bunga untuk Kenang Pemimpin Oposisi Alexei Navalny

Kompas.com - 17/02/2024, 11:55 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

MOSKWA, KOMPAS.com - Sekelompok kecil warga Rusia diam-diam meletakkan bunga untuk mengenang pemimpin oposisi Alexei Navalny yang meninggal pada Jumat (16/2/2024).

Kritikus Kremlin berusia 47 tahun itu meninggal saat menjalani hukuman 19 tahun penjara di Arktik.

Kantor berita AFP melaporkan, gambar-gambar di media sosial menunjukkan puluhan orang mengantre untuk meletakkan bunga di monumen korban penindasan politik di Moskwa dan Saint Petersburg.

Baca juga: Alexei Navalny, Pemimpin Oposisi Rusia Tewas di Penjara

Otoritas Ibu Kota Moskwa mengetahui ajakan meletakkan bunga itu secara online dan mereka memperingatkan agar orang-orang tidak hadir.

Undang-undang anti-unjuk rasa di Rusia melarang demonstrasi. Pihak berwenang sebelumnya menindak keras para pedemo yang mendukung Navalny.

Di Moskwa, puluhan orang meletakkan mawar merah dan putih di Batu Solovetsky, monumen bagi para korban penindasan era Soviet di seberang markas besar dinas keamanan FSB Rusia.

Setidaknya satu orang ditahan karena memegang plakat bertuliskan "pembunuh", menurut video yang diunggah kanal Telgram independen Sota.

Baca juga:

Sejumlah orang juga terlihat berkumpul meletakkan bunga di jembatan sebelah Kremlin, lokasi opisisi Putin lainnya yakni Boris Nemtsov terbunuh pada 2015.

Sementara itu, polisi terekam membubarkan orang-orang yang berkumpul saat salju pada peringatan di pusat Kota Kazan.

Beberapa demonstrasi lebih besar terjadi di ibu kota Georgia yakni Tbilisi, ibu kota Armenia yaitu Yerevan, dan Belgrade yang merupakan ibu kota Serbia.

Semua ibu kota itu dihuni sejumlah besar orang Rusia yang meninggalkan negaranya setelah invasi pasukan Moskwa ke Ukraina.

Baca juga: Oposisi Rusia Alexei Navalny Dipenjara 19 Tahun

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber AFP

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com