Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ukraina Hancurkan 40 Drone Rusia yang Serang Infrastruktur

Kompas.com - 11/02/2024, 17:17 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber Reuters

KYIV, KOMPAS.com - Sebanyak 40 dari 45 drone Shahed milik Rusia berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Ukraina pada Sabtu (10/2/2024) malam. Drone itu diluncurkan Rusia ke Kyiv dan Ukraina selatan.

Meski demikian, serangan drone Rusia telah melukai seorang warga sipil dan merusak pipa gas serta bangunan tempat tinggal di sungai dan pelabuhan laut Mykolaiv.

Hal itu diungkapkan militer Ukraina sebagaimana diberitakan Reuters pada Minggu (11/2/2024).

Baca juga: Komisi Pemilihan Rusia Tutup Pendaftaran Capres, Siapa Saja yang Lolos Selain Putin?

"Peringatan udara di ibu kota berlangsung hampir dua jam," ujar Serhiy Popko, kepala pemerintahan militer Ukraina melalui Telegram.

Dia menambahkan bahwa pihaknya menembak jatuh drone saat mendekat. Menurut informasi awal, tidak ada korban jiwa atau kerusakan di atau dekat ibu kota. Langit di atas Kyiv dinyatakan cerah sebelum pukul 04.00 waktu setempat.

Komando militer selatan Ukraina mengatakan melalui Telegram bahwa sistem pertahanan udaranya terlibat selama lebih dari lima jam.

Namun telah menghancurkan 26 drone Shahed yang diluncurkan Rusia di beberapa wilayah selatan, terutama di wilayah Mykolaiv dekat Laut Hitam.

"Setidaknya satu warga sipil terluka dalam serangan di Ukraina selatan," kata militer Ukraina.

"Prioritas musuh sekali lagi adalah infrastruktur dan fasilitas agroindustri di jalur pantai," imbuh dia.

Puing-puing yang jatuh dari drone serta gelombang ledakan telah merusak bangunan tempat tinggal dan pipa gas di Mykolaiv.

Sedangkan empat drone jatuh di pelabuhan Odessa di Laut Hitam.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Baca juga: 7 Warga Ukraina Tewas akibat Serangan Drone Rusia, 3 Korban Masih Anak-anak

Baik Rusia maupun Ukraina telah meningkatkan serangan udara mereka jauh dari garis depan dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk targetnya ialah infrastruktur energi, militer, dan transportasi yang penting bagi masing-masing negara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Reuters

Terkini Lainnya

Begitu Dinanti Ukraina, DPR AS Akhirnya Setujui Bantuan Militer Rp 989 Triliun

Begitu Dinanti Ukraina, DPR AS Akhirnya Setujui Bantuan Militer Rp 989 Triliun

Global
Rusia: Bantuan AS untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan Hanya Akan Perburuk Krisis Global

Rusia: Bantuan AS untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan Hanya Akan Perburuk Krisis Global

Global
Palestina Kecam DPR AS Setujui Paket Bantuan Militer Baru untuk Israel

Palestina Kecam DPR AS Setujui Paket Bantuan Militer Baru untuk Israel

Global
2 Helikopter Militer Jepang Jatuh ke Laut Saat Latihan, 7 Orang Hilang 

2 Helikopter Militer Jepang Jatuh ke Laut Saat Latihan, 7 Orang Hilang 

Global
DPR AS Loloskan Paket Bantuan Rp 1.539 Triliun untuk Israel, Ukraina, dan Taiwan

DPR AS Loloskan Paket Bantuan Rp 1.539 Triliun untuk Israel, Ukraina, dan Taiwan

Global
[UNIK GLOBAL] Lupa Bawa Kunci Pas Mudik | Teman-teman Ingkar Datang Halal Bihahal

[UNIK GLOBAL] Lupa Bawa Kunci Pas Mudik | Teman-teman Ingkar Datang Halal Bihahal

Global
Ancaman Bom Picu Evakuasi Bandara Billund di Denmark, Polisi Tangkap Seorang Pria

Ancaman Bom Picu Evakuasi Bandara Billund di Denmark, Polisi Tangkap Seorang Pria

Global
Asosiasi Dokter Korea Selatan: Jika Pemerintah Tak Mengalah, Sistem Perawatan Kesehatan Bisa Runtuh

Asosiasi Dokter Korea Selatan: Jika Pemerintah Tak Mengalah, Sistem Perawatan Kesehatan Bisa Runtuh

Global
DPR AS Gelar Pemungutan Suara untuk Beri Persetujuan Bantuan ke Ukraina

DPR AS Gelar Pemungutan Suara untuk Beri Persetujuan Bantuan ke Ukraina

Global
Jerman Akan Kirim Fregat 'Hamburg' untuk Lindungi Kapal-kapal di Laut Merah

Jerman Akan Kirim Fregat "Hamburg" untuk Lindungi Kapal-kapal di Laut Merah

Global
Kapal Terbalik di India, 7 Orang Tewas

Kapal Terbalik di India, 7 Orang Tewas

Global
Jumlah Korban Tewas di Gaza Tembus 34.049 Orang, Gencatan Senjata Dinantikan

Jumlah Korban Tewas di Gaza Tembus 34.049 Orang, Gencatan Senjata Dinantikan

Global
Apa Sebenarnya Penyebab Ledakan Pangkalan Militer di Irak?

Apa Sebenarnya Penyebab Ledakan Pangkalan Militer di Irak?

Global
Warga Ini Sudah Masak Banyak dan Pasang Tenda untuk Halal Bihalal Lebaran, Ternyata Teman-temannya Ingkar Datang

Warga Ini Sudah Masak Banyak dan Pasang Tenda untuk Halal Bihalal Lebaran, Ternyata Teman-temannya Ingkar Datang

Global
Arab Saudi dan Beberapa Negara Menyesal Upaya Palestina Jadi Anggota PBB Gagal

Arab Saudi dan Beberapa Negara Menyesal Upaya Palestina Jadi Anggota PBB Gagal

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com