Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Covid-19 Melonjak di Asia Tenggara, Kebersihan Diri Harus Dijaga

Kompas.com - 19/12/2023, 06:37 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber CNA

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Beberapa negara di Asia Tenggara mengonfirmasi adanya peningkatan kasus Covid-19. Pihak berwenang meningkatkan upayanya demi membatasi penyebaran penyakit tersebut.

Hal yang bisa dilakukan seperti memasang alat pemindai panas tubuh di pintu masuk perjalanan internasional serta mengimbau masyarakat kembali memakai masker.

Sebagaimana diberitakan CNA pada Senin (18/12/2023), lockdown atau upaya pengendalian Covid-19 tak perlu diterapkan.

Baca juga: Tak Kuasa Hadapi Long Covid-19, Perempuan Kanada Ini Ajukan Euthenasia

Sebab, sistem kekebalan tubuh terhadap virus sudah meningkat pasca dilakukannya vaksinasi Covid-19.

Seperti di Malaysia, menurut Menteri Kesehatan yang baru pada Kamis (14/12/2023), dr. Dzulkefly Ahmad, pemerintah mungkin akan mengumumkan arahan tambahan demi menanggulangi peningkatan kasus Covid-19.

Salah satu upayanya pemberian vaksin booster, terlebih bagi mereka yang rentan komplikasi jika tertular.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia dr. Muhammad Radzzi Abu Hassan mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat berkumpul dengan teman atau keluarga.

Pasalnya, kasus Covid-19 di Malaysia terus meningkat menjadi 12.757 pada pekan 3-9 Desember dibandingkan sepekan sebelumnya.

Baca juga: Gelombang Ke-11 Covid-19 Terjang Singapura, Warga Diimbau Pakai Masker Lagi

Sedangkan di Indonesia, Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk melengkapi vaksin Covid-19 dan memakai masker saat di luar ruangan.

Data per Selasa pekan lalu, Indonesia mencatatkan total 6.223 kasus Covid-19 dengan peningkatan 298 kasus dari sepekan sebelumnya.

Kemenkes terus memonitor kasus-kasus baru dan memastikan ketersediaan vaksin di Puskesmas seluruh Indonesia.

Upaya lain yang dapat dilakukan ialah dengan kembali memasang alat pemindah suhu tubuh di pintu masuk bandara serta pelabuhan internasional.

Sementara di Thailand, kasus Covid-19 juga meningkat. Pada dua pekan lalu, jumlah rawat inap mencapai angka tertinggi sejak Juli yaitu 590 kasus.

Bahkan di pekan yang sama dilaporkan ada 5 kematian karena Covid-19 di Thailand.

Para ahli kesehatan menyatakan, Covid-19 bisa dikelola dengan lebih baik. Apalagi terhadap para lansia dan kelompok rentan lainnya.

Adanya peningkatan kasus Covid-19 ini memunculkan seruan dari berbagai pihak agar pemerintah menerapkan kembali sistem lockdown.

Baca juga: Ilmuwan Khawatir Tak Bisa Pelajari Efek Jangka Panjang Covid-19 dari China

Tetapi, para ahli kepada CNA meyakini pembatasan era-pandemi sekarang ini tidak perlu dilakukan.

Meski demikian, masyarakat harus berperan demi keselamatan diri sendiri, seperti menjaga kebersihan diri, melengkapi vaksin, serta mengenakan masker ketika berada di keramaian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Sistem Air di Gaza Rusak, Anak-anak Kini Diserang Penyakit

Sistem Air di Gaza Rusak, Anak-anak Kini Diserang Penyakit

Global
Rangkuman Hari Ke-848 Serangan Rusia ke Ukraina: Korsel Kaji Larangan Pasok Senjata ke Ukraina | Putin Wacanakan Kirim Senjata ke Korea Utara 

Rangkuman Hari Ke-848 Serangan Rusia ke Ukraina: Korsel Kaji Larangan Pasok Senjata ke Ukraina | Putin Wacanakan Kirim Senjata ke Korea Utara 

Global
Rusia Lumpuhkan 114 Drone Ukraina, 1 Orang Tewas

Rusia Lumpuhkan 114 Drone Ukraina, 1 Orang Tewas

Global
Kunjungi Vietnam, Putin Ingin Bangun Arsitektur Keamanan untuk Asia

Kunjungi Vietnam, Putin Ingin Bangun Arsitektur Keamanan untuk Asia

Global
Mengapa Kelompok Hezbollah Mengancam Siprus?

Mengapa Kelompok Hezbollah Mengancam Siprus?

Internasional
Tanggapan AS Usai Putin Buka Peluang Kirim Senjata ke Korea Utara

Tanggapan AS Usai Putin Buka Peluang Kirim Senjata ke Korea Utara

Global
Korea Selatan Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Ada Pelanggaran Perbatasan

Korea Selatan Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Ada Pelanggaran Perbatasan

Global
Putin Buka Peluang Pasok Senjata ke Korea Utara, Apa Tujuannya?

Putin Buka Peluang Pasok Senjata ke Korea Utara, Apa Tujuannya?

Global
Ketegangan Israel-Hezbollah Picu Kekhawatiran Meluasnya Perang Gaza...

Ketegangan Israel-Hezbollah Picu Kekhawatiran Meluasnya Perang Gaza...

Global
Sulitnya Warga Palestina Mencari Anggota Keluarga yang Hilang di Gaza

Sulitnya Warga Palestina Mencari Anggota Keluarga yang Hilang di Gaza

Internasional
Israel Gempur Kamp-kamp Pengungsi di Gaza Tengah dan Perdalam Invasi ke Rafah

Israel Gempur Kamp-kamp Pengungsi di Gaza Tengah dan Perdalam Invasi ke Rafah

Global
PM Netanyahu Sebut Israel Butuh Senjata AS demi Pertahankan Eksistensi

PM Netanyahu Sebut Israel Butuh Senjata AS demi Pertahankan Eksistensi

Global
Ketegangan Baru Pemerintahan Biden dan PM Israel Netanyahu...

Ketegangan Baru Pemerintahan Biden dan PM Israel Netanyahu...

Global
[POPULER GLOBAL] Janji Putin-Kim jika Diserang | China-Filipina Bersitegang

[POPULER GLOBAL] Janji Putin-Kim jika Diserang | China-Filipina Bersitegang

Global
Kanada Masukkan Garda Revolusi Iran sebagai Kelompok Teroris

Kanada Masukkan Garda Revolusi Iran sebagai Kelompok Teroris

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com