Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/04/2023, 16:45 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Sumber CNN

MOSKWA, KOMPAS.com – Pasukan Rusia mengosongkan pangkalan utamanya di dekat Desa Medvedivka, Crimea, yang terletak di dekat perbatasan Kherson.

Dilansir dari CNN pada Rabu (26/4/2023), pangkalan tersebut menampung sejumlah besar kendaraan lapis baja Rusia.

Dalam foto yang diambil oleh satelit milik Uni Eropa, Sentinel 2, pada 21 Januari terdapat jejak peralatan Rusia di pangkalan tersebut.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-427 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Telepon Xi Jinping | Peringatan Bencana Chernobyl

Sedangkan dalam citra satelit yang disediakan Maxar yang diambil pada 11 Februari, pangkalan Rusia di Crimea itu terdapat puluhan kendaraan lapis baja, termasuk tank dan artileri.

Citra satelit dari Maxar dari 11 Februari hingga 16 Februari menunjukkan konsentrasi besar struktur pertahanan di dekat Medvedivka.

Struktur pertahanan tersbut termasuk jaringan parit dan penghalang beton anti-tank. Satu gambar Maxar dari 3 Januari menunjukkan benteng jauh lebih kecil pada awal tahun.

Kini, menurut foto terbaru yang diambil oleh satelit Sentinel 2, sebagian besar kendaraan lapis baja di pangkalan tersebut sudah tidak ada lagi.

Baca juga: Presiden Ukraina: Rusia Gunakan Chernobyl untuk Peras Dunia

Sejauh ini, belum ada penjelasan dari Rusia mengenai kekosongan pangkalan tersebut atau ke mana Moskwa memindahkan kendaraan lapis bajanya dari sana.

Akan tetapi, pada awal bulan ini, sejumlah pejabat Rusia di Crimea mengisyaratkan bahwa mereka menduga akan ada serangan balik Ukraina yang menargetkan kawasan semenanjung di Laut Hitam itu.

Gubernur Crimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov, pada 11 April menyampaikan bahwa membangun struktur pertahanan di semenanjung tersebut merupakan langkah yang tepat.

Baca juga: Eks Wali Kota di Rusia Disidang karena Kritik Perang Ukraina

“Secara umum, saya dapat mengatakan bahwa angkatan bersenjata kita telah membangun pertahanan yang modern dan sangat eselon,” kata Aksyonov.

“Ini tidak berarti bahwa mereka akan digunakan untuk tujuan yang dimaksudkan. Kami harus bersiap untuk skenario apa pun, dan kami melakukannya,” tambahnya.

Sejumlah ahli menduga penarikan peralatan militer Rusia dari pangkalan di Medvedivka mungkin terkait dengan operasi pertahanan menjelang serangan balasan Ukraina.

Baca juga: Zelensky Telepon Xi Jinping, Kali Pertama Sejak Perang Rusia-Ukraina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com