Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kakek 82 Tahun Dibakar saat Berjalan Pulang dari Masjid di Inggris

Kompas.com - 22/03/2023, 10:46 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

BIRMINGHAM, KOMPAS.com – Seorang kakek berusia 82 tahun tiba-tiba dibakar ketika sedang berjalan pulang dari Masjid Dudley Road di Birmingham, Inggris.

Atas insiden tersebut, seorang pria ditangkap dan dijadikan tersangka atas dugaan percobaan pembunuhan, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/3/2023).

Kepolisian setempat mengatakan, tersangka sempat berbicara sebentar dengan korban kemudian menyemprotkan zat yang tidak diketahui dan membakar jaket si kakek.

Baca juga: 50 Tahun Terpisah, Kakek Ini Senang Akhirnya Menemukan Adiknya yang Diadopsi Saat Kecil

Wakil Ketua Masjid Dudley Road Haji Bashir mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa warga sangat terpukul atas insiden tersebut.

Dia menuturkan, pihak pengurus masjid aktif bekomunikasi dengan pihak berwenang sejak Senin (20/3/2023) malam. Bashir juga menyambut baik bahwa tersangka sudah ditahan.

“Namun, seluruh masyarakat sangat berduka. Korban adalah jemaah lokal dan biasa di masjid kami. Ada rasa cemas yang besar di kalangan masyarakat. Anak-anak tidak mau pergi ke sekolah di pagi hari saat penyerang keluar di jalanan,” kata Bashir.

Dia menuturkan, peristiwa tersebut menunjukkan perlunya pengamanan ekstra di sekitar masjid, terutama bulan suci Ramadhan segera dimulai.

Baca juga: Momen Menegangkan Penyelamatan Kakek yang Tergantung Terbalik di Ketinggian 45 Meter di China

“Hari ini Masjid Dudley Road, tapi besok hal yang sama bisa terjadi di Alum Rock, Cape Hill, atau daerah lainnya. Harus ada pelajaran yang diambil,” ucap Bashir.

Di sisi lain, Komandan Kepolisian Birmingham Richard North mengatakan bahwa korban tidak menderita luka yang serius tapi tidak sampai mengancam jiwa.

“(Korban) dibawa ke rumah sakit dengan luka serius yang diyakini tidak mengancam jiwanya,” kata North. Motif tersangka juga belum diketahui.

Dia menuturkan, kepolisiannya mengetahui ada insiden serupa yang terjadi di London Barat pada 27 Februari.

Baca juga: Kakek 82 Tahun Penuhi Obsesi Pribadi Lakukan 1 Juta Lemparan Bebas Bola Basket

Pihaknya kini bekerja sama dengan Kepolisian Metropolitan untuk mengungkap kemungkinan keterkaitan dengan insiden pembakaran kakek di wilayahnya sepulang dari masjid.

“Kami bertekad untuk mendapatkan jawaban itu sesegera mungkin, dan Saya mendesak masyarakat untuk bekerja sama dengan kami dan menghindari spekulasi apa pun pada tahap ini,” ucap North.

Dia mengatakan, penyelidikan berlanjut dengan dukungan dari polisi antiterorisme, yang memiliki akses ke kemampuan spesialis untuk membantu mencari tahu keadaan lengkap seputar insiden tersebut.

“Kami memiliki petugas yang berpatroli di daerah setempat untuk meyakinkan orang-orang dan kami mengunjungi lembaga keagamaan setempat untuk memberi tahu mereka. Kami akan meminta masyarakat untuk waspada dan melaporkan setiap perilaku mencurigakan kepada kami,” ujar North.

Baca juga: Aksi Kucing Selamatkan Seorang Kakek dari Perampokan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Singapura Kerja Keras Bersihkan 400 Ton Minyak Tumpah di Pulau Sentosa

Singapura Kerja Keras Bersihkan 400 Ton Minyak Tumpah di Pulau Sentosa

Global
Kisah Perempuan Adat Meksiko yang Terkurung 12 Tahun di RSJ AS karena Tak Bisa Bahasa Inggris

Kisah Perempuan Adat Meksiko yang Terkurung 12 Tahun di RSJ AS karena Tak Bisa Bahasa Inggris

Global
KBRI Canberra dan CESA Perpanjang MoU Pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia

KBRI Canberra dan CESA Perpanjang MoU Pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia

Global
Serangan Drone Sebabkan Kebakaran di Tangki Minyak Rusia, Ukraina Belum Klaim

Serangan Drone Sebabkan Kebakaran di Tangki Minyak Rusia, Ukraina Belum Klaim

Global
Nasib Para Ibu Tunggal Afghanistan di Bawah Pemerintahan Taliban

Nasib Para Ibu Tunggal Afghanistan di Bawah Pemerintahan Taliban

Internasional
Ketahuan Mencontek Pakai Alat AI Canggih, Mahasiswa Turkiye Ditangkap

Ketahuan Mencontek Pakai Alat AI Canggih, Mahasiswa Turkiye Ditangkap

Global
Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang, Apa Dampaknya?

Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang, Apa Dampaknya?

Internasional
Terapi Telan Ikan Mentah di Hyderabad India untuk Obati Asma

Terapi Telan Ikan Mentah di Hyderabad India untuk Obati Asma

Global
Argentina Bongkar Panel Surya yang Salah Dipasang di Sisi Perbatasan Chile

Argentina Bongkar Panel Surya yang Salah Dipasang di Sisi Perbatasan Chile

Global
Rusia Mulai Latihan Angkatan Laut di Pasifik, Dekat Korea Selatan dan Jepang

Rusia Mulai Latihan Angkatan Laut di Pasifik, Dekat Korea Selatan dan Jepang

Global
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Didakwa Menghina Kerajaan

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Didakwa Menghina Kerajaan

Global
Rangkuman Hari Ke-845 Serangan Rusia ke Ukraina: Jabatan di Kemenhan | Rusia Terus Maju dan Serang

Rangkuman Hari Ke-845 Serangan Rusia ke Ukraina: Jabatan di Kemenhan | Rusia Terus Maju dan Serang

Global
AS Disebut Tertinggal Jauh di Belakang China di Bidang Tenaga Nuklir

AS Disebut Tertinggal Jauh di Belakang China di Bidang Tenaga Nuklir

Global
Ahli Bedah AS Minta Platform Media Sosial Diberi Peringatan seperti Bungkus Rokok

Ahli Bedah AS Minta Platform Media Sosial Diberi Peringatan seperti Bungkus Rokok

Global
Seperti Ini Suasana Pemakaman 2 Warga Sipil Lebanon Korban Perang

Seperti Ini Suasana Pemakaman 2 Warga Sipil Lebanon Korban Perang

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com