Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Terbalik di Laut Pakistan, 49 Pelajar Tewas

Kompas.com - 01/02/2023, 06:54 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

PESHAWAR, KOMPAS.com – Sebanyak 49 pelajar menjadi korban tewas dalam insiden kapal terbalik di barat laut Pakistan.

Jumlah korban itu diungkap oleh pihak kepolisian setempat pada Selasa (31/1/2023), setelah tim penyelam berupaya selama tiga hari mencari para korban di air yang membeku.

Kapal terbalik diyakini karena kelebihan beban. 

Baca juga: Korban Tewas Ledakan di Masjid Pakistan Jadi 100 Orang, Polisi: Serangan Balas Dendam

Anak-anak yang menjadi korban dalam kecelakaan laut ini berkisar antara usia tujuh hingga 14 tahun.

Semuanya adalah siswa sebuah madrasah yang sedang melakukan perjalanan menuju danau Bendungan Tanda yang indah pada Minggu (29/1/2023).

"Air bendungan membeku karena cuaca dingin yang menghambat misi penyelamatan. Tapi hari ini para penyelam bisa menyelam lebih dalam untuk menemukan jenazah yang tersisa," kata Khateer Ahmad, dikutip dari AFP.

Jenazah seorang guru dan seorang nakhoda kapal juga telah berhasil dievakuasi dari laut.

Dengan ini, total ada 51 korban tewas yang ditemukan dalam insiden kapal terbalik di Pakistan.  

Seorang penjual teh di dekat tempat kejadian, Muhammad Umar, menyaksikan puluhan orang tua dan kerabat datang dalam beberapa hari terakhir ke lokasi.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Sichuan Bebaskan Lajang Miliki Anak | Korban Ledakan Masjid Pakistan

"Setiap kali mayat ditemukan dari tempat kejadian, mereka akan lari ke penyelam untuk melihat apakah itu putra mereka. Kami telah banyak mendengar mereka berteriak kesakitan dan sedih," kata dia kepada AFP melalui telepon pada Selasa.

Dia mengaku belum pernah melihat peristiwa semengenaskan ini.

"Saya belum pernah menyaksikan adegan seperti itu dalam hidup saya, itu adalah sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata," ucap dia.

Danau Tanda Dam berjarak sekitar lima kilometer dari madrasah -sebuah sekolah Islam yang menawarkan pendidikan agama gratis- di Kohat di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Juru bicara kepolisian setempat Fazal Naeem mengumumkan jumlah korban tewas baru pada hari Selasa setelah misi penyelamatan diputuskan berakhir. 

"Perahu itu kelebihan muatan. Kapasitasnya sekitar 20 hingga 25 orang," kata Naeem kepada AFP.

Halaman:

Terkini Lainnya

Israel Akui 8 Lagi Tentaranya Tewas di Gaza

Israel Akui 8 Lagi Tentaranya Tewas di Gaza

Global
Warga Gaza Sambut Idul Adha 2024 dengan Rasa Lapar dan Penderitaan...

Warga Gaza Sambut Idul Adha 2024 dengan Rasa Lapar dan Penderitaan...

Global
[UNIK GLOBAL] Heboh Mantan Karyawan Hapus Server Perusahaan | Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India

[UNIK GLOBAL] Heboh Mantan Karyawan Hapus Server Perusahaan | Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India

Global
Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Global
1,5 Juta Jemaah Haji Serbu Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

1,5 Juta Jemaah Haji Serbu Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

Global
Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Global
Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Global
Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Global
Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional
Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Global
Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Global
Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Global
Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Global
WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

Global
Tak Terima Diremehkan, Wanita Ini Resign Lalu Kuliah Lagi, Kini Kembali Bekerja dengan Gaji 2 Kali Lipat

Tak Terima Diremehkan, Wanita Ini Resign Lalu Kuliah Lagi, Kini Kembali Bekerja dengan Gaji 2 Kali Lipat

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com