Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Zelensky Ingin Kunjungi PBB pada Peringatan Setahun Invasi Rusia

Kompas.com - 14/01/2023, 18:00 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber

KYIV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ingin mengunjungi PBB untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum beranggotakan 193 orang itu pada malam peringatan setahun pertama invasi Rusia.

Seperti diketahui, Rusia menyerang Ukraina pada 24 Februari 2022. Zelensky akan mengunjungi PBB tepat pada satu tahun peringatan pada 2023, jika keamanan memungkinkan.

Dilansir dari Associated Press, Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Ukraina Emine Dzhaparova memperingatkan bahwa banyak faktor yang mengharuskan Zelensky untuk datang ke PBB.

Baca juga: Rusia Tuding Ukraina Cabut Kewarganegaraan 15 Pastor, Sebut Zelensky Penganut Setanisme

Dzhaparova, mengutip situasi militer di lapangan dan peringatan dari dinas intelijen Ukraina, yakin bahwa Rusia sedang merencanakan serangan yang sangat serius di bulan Februari mendatang.

“Presiden kita ingin datang, dia memiliki kemauan atau niat untuk datang,” katanya, merujuk pada Zelensky.

“Tetapi masih menjadi pertanyaan apakah akan
ada situasi keamanan yang memungkinkan dia untuk datang,” tambahnya.

Jika Zelensky benar-benar datang ke PBB, itu akan menjadi perjalanan keduanya ke luar Ukraina sejak invasi.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-317 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Tolak Seruan Senjata Putin, Jerman Kirim 40 Marder

Dia melakukan kunjungan mendadak ke Washington pada 21 Desember untuk bertemu dengan pendukung terpentingnya dalam perang melawan Rusia, Presiden Joe Biden dan anggota Kongres.

Saat itu, Zelenksy mengucapkan terima kasih atas dukungan AS dan mengatakan bahwa Ukraina masih berdiri dengan melawan segala rintangan.

Duta Besar Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslytsya mengatakan Majelis Umum telah menjadwalkan debat tingkat tinggi tentang perang pada 23 Februari, yang akan diikuti oleh pertemuan tingkat menteri Dewan Keamanan pada 24 Februari.

Baca juga: Tahun Baru, Zelensky Sebut Keinginan Satu-satunya Menang Perang

Dzhaparova mengatakan Ukraina ingin majelis mengadopsi salah satu dari dua resolusi yang diharapkan Zelensky untuk disetujui pada malam peringatan invasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Tank-tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah, Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun

Tank-tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah, Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun

Global
Polandia Minta Barat Izinkan Ukraina Pakai Senjata Pasokan untuk Serang Wilayah Rusia

Polandia Minta Barat Izinkan Ukraina Pakai Senjata Pasokan untuk Serang Wilayah Rusia

Global
Ikuti Rusia, Belarus Tangguhkan Partisipasi di Perjanjian Pasukan Konvensional Eropa

Ikuti Rusia, Belarus Tangguhkan Partisipasi di Perjanjian Pasukan Konvensional Eropa

Global
 Temuan Terbaru Penyelidikan Insiden Turbulensi Parah Singapore Airlines

Temuan Terbaru Penyelidikan Insiden Turbulensi Parah Singapore Airlines

Global
Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Global
WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

Global
Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Global
Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Global
Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Global
Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Internasional
Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Global
Bagaimana Rencana 'The Day After' Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Bagaimana Rencana "The Day After" Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Internasional
Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Global
Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis 'Habisi Mereka' di Rudal Israel...

Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis "Habisi Mereka" di Rudal Israel...

Global
Rangkuman Hari Ke-825 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Minta Dunia Tak Bosan | Putin Wanti-wanti Barat soal Senjata

Rangkuman Hari Ke-825 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Minta Dunia Tak Bosan | Putin Wanti-wanti Barat soal Senjata

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com