Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakai Kokain di Atas Kuburan Pablo Escobar Sampai Buat Marah Kartel Kolombia, Pria Ini Kini Dipenjara 50 Tahun

Kompas.com - 31/12/2022, 20:47 WIB
Bernadette Aderi Puspaningrum

Penulis

Sumber Mirror

 

WALES, KOMPAS.com - Pria Inggris dipenjara 50 tahun penjara karena perdagangan narkoba setelah sebelumnya pernah memicu kemarahan kartel Kolombia karena menghirup kokain dari kuburan Pablo Escobar.

Steven Semmens dan empat rekan komplotannya dijatuhi hukuman total lebih dari 52 tahun penjara di Pengadilan Swansea Crown, karena peran mereka dalam menjajakan obat Kelas A, menurut laporan WalesOnline dilansir dari Daily Mail.

Dalam perjalanan ke negara Amerika Selatan pada 2018, Semmens terekam menumpahkan kokain di batu nisan Escobar dan bersumpah "tidak akan pernah kembali" ke negara asal bos kartel narkoba Kolombia itu.

Baca juga: Pria Bersenjata Bunuh 6 Polisi Meksiko di Daerah Perang Kartel Narkoba

Dia mengaku melakukan aksi itu sebagai taruhan dan tidak berpikir dampak jangka panjang yang mungkin muncul akibat perbuatannya.

Pengacaranya mengatakan bahwa tindakan Semmens membuat marah beberapa penjahat Kolombia dan apa yang dia lakukan adalah contoh dari kenaifannya.

Di Pengadilan Swansea Crown, Semmens dan sesama terdakwa dituduh terlibat dalam perdagangan kokain dalam jumlah besar ke Wales selatan.

Mereka dituduh merencanakan untuk mengimpor berkilo-kilo kokain dari Amerika Selatan ke Inggris.

Tetapi menurut pengadilan itu, sebenarnya tidak ada satu gram pun yang benar-benar tiba dan cara mereka melakukan aksi kejahatannya benar-benar seperti amatir.

Baca juga: Kartel Narkoba Meksiko Ingatkan Perang Narkotika Tidak Boleh Sentuh Orang Tak Bersalah

Dilaporkan bahwa terdakwa lainnya, tukang ledeng Swansea Andrew Botto menggunakan kontainer pengiriman yang disembunyikan di balik jaring kamuflase dan pagar. 

Masalahnya, lokasi "gudang" operasi perdagangan kokain mereka hanya beberapa meter dari jalan yang sibuk.

Ketika polisi memaksa masuk ke unit terkunci pada Mei tahun lalu sebagai bagian dari Operasi Wizard, mereka menemukan 1 kilogram blok kokain dengan kemurnian tinggi di dalam kotak pendingin bersama dengan sarung tangan sekali pakai, tas, dan timbangan.

Botto kemudian ditangkap pada hari yang sama dan ditemukan memiliki uang tunai lebih dari 2.000 poundsterling di saku celananya.

Kemudian Semmens yang juga dikenal sebagai Steven Pascoe (39 tahun), bersama tiga orang lainnya tertangkap.

Mereka mengaku bersalah atas persekongkolan untuk memasok kokain antara April 2020 dan Agustus 2021, pada Kamis (29/12/2022).

Baca juga: Kartel Narkoba Salah Kirim Kokain Bernilai Rp 1 Triliun ke Supermarket, Dibungkus Bareng Pisang

Semmens dan White juga mengaku berkonspirasi untuk mengimpor kokain.

Halaman:

Terkini Lainnya

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional
Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Global
Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Global
Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Global
Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Global
WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

Global
Tak Terima Diremehkan, Wanita Ini Resign Lalu Kuliah Lagi, Kini Kembali Bekerja dengan Gaji 2 Kali Lipat

Tak Terima Diremehkan, Wanita Ini Resign Lalu Kuliah Lagi, Kini Kembali Bekerja dengan Gaji 2 Kali Lipat

Global
Rangkuman Hari Ke-842 Serangan Rusia ke Ukraina: Kiriman Paket Bantuan Militer Jerman | Ultimatum Putin Dibalas Zelensky

Rangkuman Hari Ke-842 Serangan Rusia ke Ukraina: Kiriman Paket Bantuan Militer Jerman | Ultimatum Putin Dibalas Zelensky

Global
1,5 Juta Lebih Jemaah Shalat di Arafah pada Puncak Haji Hari Ini

1,5 Juta Lebih Jemaah Shalat di Arafah pada Puncak Haji Hari Ini

Global
Militer AS Hancurkan Radar dan Drone Kapal Houthi

Militer AS Hancurkan Radar dan Drone Kapal Houthi

Global
Rusia Kirim Kapal Perang Ke Kuba, untuk Apa?

Rusia Kirim Kapal Perang Ke Kuba, untuk Apa?

Internasional
 Cyril Ramaphosa Terpilih Kembali Sebagai Presiden Afrika Selatan

Cyril Ramaphosa Terpilih Kembali Sebagai Presiden Afrika Selatan

Global
 Kondisi Kate Middleton yang Tak Henti Berjuang Sembuh dari Kanker

Kondisi Kate Middleton yang Tak Henti Berjuang Sembuh dari Kanker

Global
Kelompok Israel Bakar Truk Bantuan Gaza, AS Berani Beri Sanksi

Kelompok Israel Bakar Truk Bantuan Gaza, AS Berani Beri Sanksi

Global
Bertemu di Resor Mewah Italia, Negara-negara G7 Serukan Keprihatinan untuk Gaza

Bertemu di Resor Mewah Italia, Negara-negara G7 Serukan Keprihatinan untuk Gaza

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com