Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siapa Pendiri Mixue dan Mengapa Bisa jadi Fenomena?

Kompas.com - 31/12/2022, 17:15 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

KOMPAS.com - Kedai es krim Mixue yang bertebaran di mana-mana menjadi fenomena tersendiri. Brand yang awalnya kurang dikenal di Indonesia ini menjadi--mengutip warganet--terus "ada dan berlipat ganda". Cabang di mana-mana, keroyokan, seakan membentengi sebuah kota.

Lantas, banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya Mixue itu? Bagaimana sejarah awal Mixue hingga bisa jadi seterkenal sekarang?

Sejarah Mixue

lansir dari situs resminya, Mixue merupakan perusahaan dengan nama lengkap Mixue Bingcheng, yakni rangkaian toko es krim dan teh segar asal China yang dioperasikan oleh Mixue Bingcheng Co Ltd.

Baca juga: Ramai soal Cara Baca Mixue yang Benar, Ini Penjelasan Ahli Bahasa Mandarin

Perusahaan ini memiliki satu-satunya hak eksklusif untuk melisensikan merek dagang termasuk Mixue Bingcheng.

Pendiri Mixue

Mixue didirikan oleh Zhang Hongchao pada tahun 1997 yang saat itu masih sebagai mahasiswa di Zhengzhou, China. Pada 2006, Zhang Hongchao meluncurkan Mixue Super Ice Castle pertama kalinya dengan harga 1 yuan.

Setelah beberapa kali mengalami surut bisnis, Zhang Hongchao mendapatkan keuntungan pertama setelah dua tahun kemudian.

Baca juga: Apakah Mixue Sudah Dapat Sertifikat Halal? Ini Kata MUI dan Kemenag

Perkembangan Mixue

Mixue tak hanya hadir di China. Kepopulerannya semakin meluas dengan pembukaan toko pertama di Hanoi, Vietnam pada 2018.

Di tahun yang sama, Mixue Ice Cream & Tea meluncurkan logo baru berbentuk Raja Salju pada 22 November 2018.

Hal ini membuat Mixue kian populer dan beranjak naik menjadi fenomena--selain tentu saja, rasa menu yang otentik dan penuh warna.

Baca juga: Modal dan Syarat Buka Franchise Mixue

Logo tersebut pasti pernah Anda lihat di gerai dekat rumah Anda bukan?

Membuktikan ekspansi Mixue, kalau kata orang Jawa, tak perlu suwe-suwe, alias tak butuh waktu lama untuk dijangkau mata.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Rusia Bersedia Gencatan Senjata dengan Ukraina, Putin: Ini Syaratnya

Rusia Bersedia Gencatan Senjata dengan Ukraina, Putin: Ini Syaratnya

Global
45 Jenazah Pekerja India Korban Kebakaran Tiba dari Kuwait

45 Jenazah Pekerja India Korban Kebakaran Tiba dari Kuwait

Global
Gajah Kembar Langka Lahir di Thailand

Gajah Kembar Langka Lahir di Thailand

Global
Padahal Sudah Putus, Pria Ini Marah dan Rebut HP Mantan Pacar Usai Melihat Bersama Pria Lain

Padahal Sudah Putus, Pria Ini Marah dan Rebut HP Mantan Pacar Usai Melihat Bersama Pria Lain

Global
Rusia-Ukraina Saling Serang dengan Puluhan Drone dan Rudal

Rusia-Ukraina Saling Serang dengan Puluhan Drone dan Rudal

Global
Rudal Houthi Hantam Kapal Kargo di Teluk Aden, Lukai Awak Kapal

Rudal Houthi Hantam Kapal Kargo di Teluk Aden, Lukai Awak Kapal

Global
Hezbollah Pamer Persenjataan di Tengah Eskalasi Perang

Hezbollah Pamer Persenjataan di Tengah Eskalasi Perang

Global
AS Kecam Tindakan Israel Alihkan Dana Palestina Rp 573 Miliar

AS Kecam Tindakan Israel Alihkan Dana Palestina Rp 573 Miliar

Global
Biden dan Zelensky Teken Perjanjian Keamanan yang Mirip dengan Kesepakatan AS-Israel

Biden dan Zelensky Teken Perjanjian Keamanan yang Mirip dengan Kesepakatan AS-Israel

Global
Bryan Sukidi, Siswa Indonesia Peraih Penghargaan Bakat Luar Biasa di AS

Bryan Sukidi, Siswa Indonesia Peraih Penghargaan Bakat Luar Biasa di AS

Global
Kekerasan Anak dalam Konflik Dunia Capai Tingkat Ekstrem, Khususnya Israel

Kekerasan Anak dalam Konflik Dunia Capai Tingkat Ekstrem, Khususnya Israel

Global
Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Internasional
Rangkuman Hari Ke-841 Serangan Rusia ke Ukraina: Komitmen Keamanan Biden-Zelensky | Bank Rusia Kehabisan Mata Uang Asing

Rangkuman Hari Ke-841 Serangan Rusia ke Ukraina: Komitmen Keamanan Biden-Zelensky | Bank Rusia Kehabisan Mata Uang Asing

Global
Tank-tank Israel Terus Menembus Rafah, Warga Palestina Tak Henti Melarikan Diri

Tank-tank Israel Terus Menembus Rafah, Warga Palestina Tak Henti Melarikan Diri

Global
Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com