Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dubes Swedia Optimis Investasi ke Indonesia Tetap Bisa Berkembang di Tengah Gejolak Geopolitik Global

Kompas.com - 07/12/2022, 19:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg optimis kerja sama kedua negara dapat berjalan dengan baik mengingat pertumbuhan ekonomi yang stabil di Indonesia di tengah gejolak geopolitik dunia saat ini.

“Fakta bahwa Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil memperlihatkan bahwa ada peluang yang terbuka bagi investor untuk tetap menjalin kerja sama meski dalam kondisi yang sulit,” ujar Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN Marina Berg di Jakarta.

Hal itu disampaikannya pada Selasa (6/12/2022) setelah menggelar dua hari pertemuan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP), yang fokus membahas sektor industri, manufaktur, kesehatan, dan energi.

Baca juga: Swedia Konfirmasi Pipa Gas Nord Stream Bocor karena Sabotase

Marina Berg menegaskan bahwa agenda SISP bertekad mewujudkan kemitraan sejati dan komitmen jangka panjang dan platform itu diharapkan bisa mengembangkan komitmen kedua negara lebih jauh lagi.

“Kami mencoba bekerja dalam perspektif yang menyeluruh jadi ketika kami mempromosikan perusahaan untuk berinvestasi ke Indonesia kami menawarkan (kerja sama) berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan demikian, kata dia, kerja sama Swedia dan Indonesia diharapkan akan berdampak secara domestik, sekaligus mendorong pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDG) dan Paris Agreement di Indonesia.

Trade Commissioner of business Swedia menerangkan bahwa secara keseluruhan pertemuan dua hari ini secara dalam menelaah tentang bagaimana memanfaatkan struktur yang cepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di indonesia.

Ada tiga pondasi utama yang digunakan dalam kemitraan ini, yaitu inovasi teknologi dari perusahaan Swedia, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan pendanaan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Swedia akan Kirim Paket Bantuan Militer Terbesar ke Ukraina

Tim Sweden menyelenggarakan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week 2022) pada 5 dan 6 Desember 2022.

Ini merupakan acara tahunan yang ketiga diadakan di Indonesia. SISP adalah platform dialog bagi para pemangku kepentingan untuk menjalin kolaborasi antara Swedia dan Indonesia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olaf Scholz: Putin Tak Pernah Ancam Saya atau Jerman

Olaf Scholz: Putin Tak Pernah Ancam Saya atau Jerman

Global
Dalam Misa Terbuka, Paus Fransiskus Desak Diakhirinya Kebencian Etnis di Sudan Selatan

Dalam Misa Terbuka, Paus Fransiskus Desak Diakhirinya Kebencian Etnis di Sudan Selatan

Global
49 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Hunan China, 16 Orang Tewas, 66 Terluka

49 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Hunan China, 16 Orang Tewas, 66 Terluka

Global
Bunuh Bayi Orang Utan Setelah Induknya Mati, Kebun Binatang Basel Tuai Kecaman Luas

Bunuh Bayi Orang Utan Setelah Induknya Mati, Kebun Binatang Basel Tuai Kecaman Luas

Global
Warung Makan Mi Ini Cari Pembeli yang Keliru Bayar Rp5,13 Juta untuk Makanan Rp51.300 Lewat QR Code

Warung Makan Mi Ini Cari Pembeli yang Keliru Bayar Rp5,13 Juta untuk Makanan Rp51.300 Lewat QR Code

Global
Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf Meninggal di Dubai

Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf Meninggal di Dubai

Global
Kisah Srividya K, Ibu Muda di India yang Pecahkan Rekor Sumbang ASI 105 Liter

Kisah Srividya K, Ibu Muda di India yang Pecahkan Rekor Sumbang ASI 105 Liter

Global
Titik Cerah Misteri Hilangnya Hewan di Kebun Binatang Dallas

Titik Cerah Misteri Hilangnya Hewan di Kebun Binatang Dallas

Global
Zelensky Cabut Kewarganegaraan Sejumlah Mantan Politisi Ukraina

Zelensky Cabut Kewarganegaraan Sejumlah Mantan Politisi Ukraina

Global
Pakistan Blokir Wikipedia, Anggap Muat Konten yang Menghujat

Pakistan Blokir Wikipedia, Anggap Muat Konten yang Menghujat

Global
China Catat 3.278 Kematian Baru Terkait Covid-19

China Catat 3.278 Kematian Baru Terkait Covid-19

Global
Huru-hara Balon Terbang, AS dan China Kembali Geger

Huru-hara Balon Terbang, AS dan China Kembali Geger

Global
China Kecam AS Tembak Jatuh Balon, Sebut Reaksi Berlebihan

China Kecam AS Tembak Jatuh Balon, Sebut Reaksi Berlebihan

Global
Rangkuman Hari Ke-346 Serangan Rusia ke Ukraina: Paket Bantuan 2,2 Miliar Dollar AS, Sumpah Zelensky Lindungi Bakhmut

Rangkuman Hari Ke-346 Serangan Rusia ke Ukraina: Paket Bantuan 2,2 Miliar Dollar AS, Sumpah Zelensky Lindungi Bakhmut

Global
Alasan Ukraina Tak Gunakan Senjata dari Barat untuk Serang Wilayah Rusia

Alasan Ukraina Tak Gunakan Senjata dari Barat untuk Serang Wilayah Rusia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+