Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/12/2022, 17:31 WIB

NEW YORK CITY, KOMPAS.com – Seorang pria AS yang memborong 300 iPhone dari toko resmi Apple dilaporkan dirampok beberapa saat setelah berjalan keluar dari toko.

Dilansir dari Oddity Central, Senin (5/12/2022), pria tersebut membeli iPhone di Apple Store yang terletak di 5th Avenue, New York City, AS, pada pukul 1.45 waktu setempat.

Setelah memborong 300 iPhone, dia keluar toko dengan beberapa tas berlogo "Apple" seolah itu bukan masalah besar.

Baca juga: Pabrik iPhone Terbesar di China Tawarkan Bonus Rp 30 Juta ke Pekerja yang Bertahan Pasca-kerusuhan

Pria tersebut kemudian dirampok saat menuju mobilnya. Dia kehilangan 125 unit iPhone dengan nilai sekitar 95.000 dollar AS (Rp 1,4 miliar).

Menurut pernyataan dari kepolisian New York, pria berusia 27 tahun tersebut adalah pelanggan tetap di Apple Store di 5th Avenue.

Baca juga: China Lockdown Kota Zhengzhou Usai Bentrokan Massa dan Polisi di Pabrik iPhone

Dia rutin membeli iPhone dalam jumlah besar yang kemudian dijual kembali melalui bisnis kecilnya. Alasan dia membelinya iPhone dalam jumlah banyak saat dini hari belum diketahui.

Polisi mengatakan bahwa seorang pria berhenti di samping korban saat berjalan dengan tiga tas berisi iPhone.

Sejurus kemudian itu, dua pria muncul dan menuntut agar korban menyerahkan barang yang dia bawa.

Baca juga: Kerusuhan di Pabrik iPhone China, Bentrokan Brutal Terjadi antara Massa dengan Petugas Berbaju Hazmat

Korban menolak, mereka mencoba mengambil tas dengan paksa. Korban melakukan perlawanan, mereka memukul wajah korban dan berhasil mencuri salah satu tas.

Karena kebiasaan belanja dari pria tersebut, polisi mengatakan bahwa ada kemungkinan para perampok telah mengawasinya selama beberapa waktu.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kini kasusnya masih dalam penyelidikan dan pihak berwenang telah meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk melapor.

Apple Store di Fifth Avenue buka 24 jama dalam sepekan, dan dilaporkan ada obral Black Friday pada saat itu, yang mungkin telah diketahui oleh para perampok.

Baca juga: China Berlakukan Lockdown Covid untuk 600.000 Orang di Sekitar Pabrik Terbesar iPhone

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+