Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2022, 14:29 WIB

KYIV, KOMPAS.com – Negara G7 mulai memberlakukan pembatasan terhadap harga minyak Rusia pada Senin (5/12/2022).

Hal ini terjadi ketika Barat tengah mencoba membatasi kemampuan Rusia untuk membiayai perang di Ukraina.

Rusia sebelumnya telah mengatakan tidak akan mematuhi kebijakan G7 itu, meski harus memangkas produksi.

Baca juga: Harga Minyak Rusia Dibatasi UE, Moskwa Balas Ogah Ekspor

Negara-negara G7 dan Australia pada Jumat (2/12/2022) menyetujui batas harga 60 dollar AS per barel untuk minyak mentah lintas laut Rusia setelah anggota Uni Eropa mengatasi penentangan dari Polandia.

Rusia adalah pengekspor minyak terbesar kedua di dunia.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada Minggu (4/12/2022), mengatakan pembatasan harga minyak Rusia merupakan gangguan besar yang bertentangan dengan aturan perdagangan bebas.

"Kami sedang mengerjakan mekanisme untuk melarang penggunaan instrumen pembatasan harga, terlepas dari tingkat yang ditetapkan, karena gangguan semacam itu dapat membuat pasar semakin tidak stabil," kata pejabat pemerintah Rusia yang bertanggung jawab atas minyak, gas, energi atom, dan batu bara itu, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Zelensky Tak Puas Pembatasan Harga Minyak Rusia: Kurang Banyak

Novak menegaskan Rusia hanya akan menjual minyak dan produk minyak bumi ke negara-negara yang akan bekerja dengan Rusia di bawah kondisi pasar.

“Bahkan jika kami harus sedikit mengurangi produksinya," kata dia.

Perjanjian G7 memungkinkan minyak Rusia untuk dikirim ke negara pihak ketiga menggunakan kapal tanker G7 dan UE, perusahaan asuransi dan lembaga kredit, hanya jika kargo dibeli pada atau di bawah batas 60 dollar AS per barel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelaku industri dan seorang pejabat AS mengatakan pada Oktober lalu, bahwa Rusia dapat mengakses cukup banyak kapal tanker untuk mengirimkan sebagian besar minyaknya di luar jangkauan batas.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, memandang penetapan batas harga minyak Rusia 60 dollar AS tidak akan banyak membantu untuk mencegah Rusia mengobarkan perang di Ukraina.

Baca juga: Resmi, Uni Eropa Sepakat Batasi Harga Minyak Rusia, Tekan Pendapatan Moskwa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+