Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahkota Bersejarah Sejak 1661 Dipakai Penobatan Raja Charles III

Kompas.com - 04/12/2022, 09:00 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Reuters

LONDON, KOMPAS.com - Mahkota St Edward yang bersejarah, yang telah menjadi pusat penobatan raja di Inggris selama lebih dari 350 tahun, telah dipindahkan dari Menara London untuk dimodifikasi.

Mahkota akan dipakai saat penobatan Raja Charles III Mei mendatang, kata Istana Buckingham.

Dilansir dari Reuters, Mahkota, yang biasanya merupakan bagian dari Permata Mahkota yang dipajang di Menara, telah digunakan sejak penobatan Raja Charles II pada tahun 1661 setelah monarki dipulihkan setelah 10 tahun republik Oliver Cromwell.

Baca juga: Ibu Baptis Pangeran William Mundur dari Tugas Istana Usai Cecar Orang Kulit Hitam Inggris dengan Pertanyaan Menyinggung Rasial

Mahkota St Edward menggantikan versi abad pertengahan, diperkirakan berasal dari masa pemerintahan Edward sang Pengaku abad ke-11 yang dilebur pada tahun 1649.

Charles III akan dimahkotai dengan Mahkota St Edward selama upacara khidmat yang akan diadakan di Westminster Abbey London pada 6 Mei, sama seperti mendiang ibunya Ratu Elizabeth II pada tahun 1953.

Dia juga akan mengenakan Mahkota Negara Kekaisaran selama kebaktian.

Baca juga: Perusahaan di Inggris Terapkan 4 Hari Kerja Tanpa Potong Gaji

Mahkota St Edward, terbuat dari bingkai emas padat dengan batu rubi, batu kecubung, safir, garnet, topas, dan turmalin.

Mahkota juga mengikuti nenek moyang abad pertengahan aslinya dalam memiliki empat salib-pattée dan empat fleurs-de-lis.

Baca juga: PM Rishi Sunak: Era Keemasan Inggris-China Telah Berakhir

Benda ini juga memiliki topi beludru dengan pita cerpelai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Reuters

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com