Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/12/2022, 19:00 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Band rock AS Guns N' Roses telah menggugat perusahaan yang menjalankan toko senjata online bernama Texas Guns and Roses, menuntut di pengadilan federal bahwa bisnis tersebut menggunakan namanya secara tidak adil.

Dilansir dari AFP, dalam gugatan yang diajukan di Los Angeles, pengacara band tersebut mengatakan bahwa sebuah perusahaan yang menjalankan toko online menipu konsumen agar percaya bahwa bisnis tersebut ada hubungannya dengan band rock tersebut.

"Guns N' Roses tidak ingin dikaitkan dengan Terdakwa, senjata api dan pengecer senjata," tulis gugatan, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Ukraina Terkini: Rusia Terus Menggempur, NATO Janjikan Lebih Banyak Bantuan Senjata

Selain itu, band tersebut mengeklaim, dealer senjata tersebut mendukung pandangan politik terkait dengan regulasi dan kontrol senjata api dan senjata di Situs web yang mungkin mempolarisasi banyak konsumen AS.

Guns N 'Roses, dibentuk pada tahun 1984, adalah salah satu band paling sukses sepanjang masa dan dilantik ke dalam Rock & Roll Hall of Fame pada tahun 2012.

Anggotanya saat ini adalah Axl Rose, Saul "Slash" Hudson dan Michael "Duff" McKagan.

Baca juga: Taliban di Pakistan Batalkan Gencatan Senjata, Perintahkan Serangan di Seluruh Negeri

Gugatan tersebut mengidentifikasi Jersey Village Florist LLC sebagai pemilik dan operator Texas Guns and Roses, yang katanya menjual senjata api dan amunisi, cakupan, pelindung tubuh, dan brankas logam, di antara barang-barang lainnya.

Bisnis online terdaftar di alamat Houston dan memperoleh daftar registri Texas pada tahun 2016 tanpa persetujuan, lisensi, atau persetujuan Guns N' Roses, menurut gugatan itu.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Akibat Senjata Energi Putin, Diprediksi Banyak Orang Eropa Meninggal Musim Dingin Ini

Pengacara untuk grup rock sedang mencari pengadilan juri dan perintah pengadilan yang melarang penggunaan nama situs web serta ganti rugi yang tidak ditentukan.

Toko online tidak segera menanggapi email yang meminta komentar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+