Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 14:45 WIB

KYIV, KOMPAS.com - Pada tahun 1986, bencana melanda reaktor empat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, melepaskan bahan radioaktif dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mendatangkan malapetaka bagi lingkungan dan populasi manusia di sekitarnya.

Tetapi, dilansir dari ATI, lebih dari tiga dekade setelah bencana Chernobyl, Phys.org melaporkan bahwa Chernobyl masih jadi salah satu cagar alam terbesar di Eropa, menampung keanekaragaman spesies yang terancam punah, termasuk beruang, serigala, dan lynx.

Para ilmuwan juga terus mengawasi hewan di wilayah tersebut untuk alasan di luar konservasi.

Mereka ingin tahu apakah hewan yang sekarang tinggal di Chernobyl sudah mulai beradaptasi dengan radiasi.

Baca juga: Ukraina: Perebutan PLTN Chernobyl oleh Rusia Tempatkan Dunia di Ambang Bencana

Sekarang, sebuah penelitian mungkin telah menemukan bukti adaptasi pada katak pohon.

Studi ini dimulai pada tahun 2016, ketika para peneliti melihat katak pohon di wilayah tersebut telah mengembangkan warna hitam yang tidak biasa, sangat kontras dengan warna hijau cerah khas mereka.

Dengan mempelajari perbedaan warna katak pohon, para peneliti menemukan bahwa katak pohon yang hidup lebih dekat ke daerah Chernobyl yang secara historis memiliki radiasi tinggi memiliki warna yang lebih gelap.

Tingkat radiasi suatu wilayah saat ini tidak menentukan pewarnaan katak, melainkan ditentukan oleh tingkat radiasi historis suatu daerah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Warna gelap khas katak dari dalam atau dekat daerah yang paling terkontaminasi pada saat kecelakaan," tulis para peneliti.

Baca juga: Rusia Dituding Mencuri Zat Mematikan dari Laboratorium Penelitian Chernobyl

Tetapi mengapa beberapa katak di Chernobyl saat ini memiliki warna kulit yang hampir hitam pekat? Jawabannya dapat ditemukan pada melanin, pigmen gelap yang bertanggung jawab membuat banyak organisme, termasuk manusia dan hewan, menjadi lebih gelap.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+