Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bom Surat Meledak, Staf Kedubes Ukraina di Spanyol Terluka

Kompas.com - 01/12/2022, 05:29 WIB

Penulis: VOA Indonesia

MADRID, KOMPAS.com - Ukraina pada Rabu (30/11/2022) meningkatkan keamanan di kedutaan-kedutaan besarnya di luar negeri setelah polisi dan pemerintah Spanyol mengatakan bahwa seorang pegawai Kedubes Ukraina di Madrid terluka setelah membuka sebuah bom surat.

Anggota staf Kedubes Ukraina di Spantol itu menderita luka ringan dan telah pergi ke rumah sakit secara mandiri, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba telah memerintahkan seluruh kedutaan besar Ukraina di luar negeri untuk “segera” memperketat pengamanan, menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Ukraina.

Baca juga: Terungkap, Kepala Intelijen Rusia Bertemu Direktur CIA, Bahas Nuklir dan Ukraina

Kuleba juga mendesak Kementerian Luar Negeri Spanyol untuk segera mengambil tindakan guna menyelidiki serangan tersebut, kata pernyataan itu.

Kementerian Luar Negeri Ukraina menegaskan bahwa siapa pun yang berada di balik serangan itu, tidak akan bisa mengintimidasi diplomat Ukraina atau menghentikan upaya mereka setiap hari untuk memperkuat Ukraina dan melawan agresi Rusia.

Perwakilan pemerintah Spanyol di Madrid kepada stasiun televisi Telemadrid menjelaskan, surat yang dikirimkan melalui pos biasa dan tidak disaring terlebih dahulu itu menyebabkan sebuah luka sangat kecil di jari manis tangan kanan dari anggota staf bernama Mercedes Gonzales.

Baca juga:

Para penyelidik sedang menginvestigasi insiden tersebut, dibantu oleh penyelidik forensik dan intelijen, kata kepolisian Spanyol.

Pengadilan Tinggi Spanyol akan memimpin penyelidikan tersebut.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang pegawai kedubes Ukraina untuk Spanyol menolak berkomentar.

Daerah permukiman di sekitar kedutaan besar yang terletak di barat daya Madrid itu telah ditutup dan unit penjinak bom pun diterjunkan ke lokasi, kata stasiun televisi pemerintah TVE.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Sichuan Bebaskan Lajang Miliki Anak | Korban Ledakan Masjid Pakistan

[POPULER GLOBAL] Sichuan Bebaskan Lajang Miliki Anak | Korban Ledakan Masjid Pakistan

Global
Lupa Buka Kado Natal Berupa Lotre, Wanita Ini Menangkan Jackpot Rp 2,2 Miliar saat Menukarnya

Lupa Buka Kado Natal Berupa Lotre, Wanita Ini Menangkan Jackpot Rp 2,2 Miliar saat Menukarnya

Global
Boris Johnson Bertemu Partai Republik AS, Bahas Bantuan Ukraina

Boris Johnson Bertemu Partai Republik AS, Bahas Bantuan Ukraina

Global
Pasca-ledakan Masjid Pakistan, Keluarga Korban Padati Rumah Sakit

Pasca-ledakan Masjid Pakistan, Keluarga Korban Padati Rumah Sakit

Global
Ikan Cupang Dilatih Main Game Streaming, Malah Tak Sengaja Siarkan Info Kartu Kredit Pemilik

Ikan Cupang Dilatih Main Game Streaming, Malah Tak Sengaja Siarkan Info Kartu Kredit Pemilik

Global
Hilang di Pedalaman, Kapsul Radioaktif Kecil Dicari Badan Nuklir Australia

Hilang di Pedalaman, Kapsul Radioaktif Kecil Dicari Badan Nuklir Australia

Global
Sejarah Pertempuran Stalingrad: Latar Belakang dan Berakhirnya

Sejarah Pertempuran Stalingrad: Latar Belakang dan Berakhirnya

Internasional
Saat Pakar Kerapian Marie Kondo Menyerah Rapikan Rumahnya Sendiri...

Saat Pakar Kerapian Marie Kondo Menyerah Rapikan Rumahnya Sendiri...

Global
Kisah Pasien di Inggris Tunggu Ambulans 11 Jam karena Krisis NHS, Akhirnya Meninggal

Kisah Pasien di Inggris Tunggu Ambulans 11 Jam karena Krisis NHS, Akhirnya Meninggal

Global
Pelayan Sajikan Deterjen Cair yang Dikira Jus Buah, Pelanggan Dilarikan ke RS

Pelayan Sajikan Deterjen Cair yang Dikira Jus Buah, Pelanggan Dilarikan ke RS

Global
Provinsi di China Akhiri Larangan Orang yang Belum Menikah Punya Anak

Provinsi di China Akhiri Larangan Orang yang Belum Menikah Punya Anak

Global
Finlandia Masih Berharap Bisa Gabung NATO bersama Swedia

Finlandia Masih Berharap Bisa Gabung NATO bersama Swedia

Global
Kasus Tyre Nichols Tewas: 7 Polisi Diskors, 3 Petugas Damkar Diberhentikan

Kasus Tyre Nichols Tewas: 7 Polisi Diskors, 3 Petugas Damkar Diberhentikan

Global
Viral Video Suami Pukul Istri dengan Helm di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Pelaku

Viral Video Suami Pukul Istri dengan Helm di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Pelaku

Global
PNS Ukraina dan Para Pejabat Dilarang ke Luar Negeri Selama Perang Lawan Rusia

PNS Ukraina dan Para Pejabat Dilarang ke Luar Negeri Selama Perang Lawan Rusia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+