Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 18:02 WIB

AL KHOR, KOMPAS.com - Pelatih timnas Amerika Serikat Gregg Berhalter pada Jumat (25/11/2022) memastikan bahwa laga hidup-mati AS vs Iran di penyisihan Grup B Piala Dunia 2022 tidak berbau politik.

Berhalter baru saja memimpin timnas AS yang dihuni pemain-pemain muda menahan Inggris dengan hasil imbang 0-0 di Stadion Al Bayt, Kota Al Khor, Qatar.

Hasil tersebut membuat pertandingan Amerika vs Iran pada Selasa (29/11/2022) menjadi laga hidup-mati untuk mengamankan satu tiket ke babak 16 besar.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Mengapa Sebagian Suporter Brasil Ogah Pakai Baju Warna Kuning-Hijau?

Laga Iran vs AS ini adalah ulangan pertandingan Piala Dunia 1998 antara kedua negara yang bermusuhan secara geopolitik tersebut. Iran kala itu menang 2-1.

Namun, Berhalter bersikeras bahwa meski ada ketegangan antara AS dan Pemerintah Iran, pertandingan ketiga mereka di Grup B ini tidak akan berbau politik.

"Saya pernah bermain di tiga negara berbeda, dan saya pernah melatih di Swedia, dan sepak bola adalah tentang Anda bertemu begitu banyak orang berbeda dari seluruh dunia, dan Anda dipersatukan oleh kecintaan yang sama pada olahraga," kata Berhalter, dikutip dari kantor berita AFP.

"Saya membayangkan laga ini dipertandingkan dengan panas karena fakta kedua tim ingin melaju ke babak berikutnya--bukan karena politik atau karena hubungan antar negara kita."

"Kami pemain sepak bola dan kami akan bertanding, dan mereka akan bersaing dan itu saja."

Baca juga:

Berhalter lalu mengakui bahwa pertaruhan di laga Amerika vs Iran sangat tinggi, bagaikan pertandingan sistem gugur pertama timnya di Piala Dunia.

"Kami menang atau kami tersingkir dari Piala Dunia, dan itu akan menjadi fokus kami dalam mempersiapkan tim," ujar Berhalter.

“Tapi yang terpenting kita perlu memahami intensitas yang akan dibawa Iran. Kita harus siap untuk itu jika kita ingin maju."

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

USMNT, singkatan nama timnas Amerika, saat ini berada di urutan ketiga Grup B dengan dua poin dari dua hasil imbang, tertinggal dari Iran di urutan kedua yang baru saja menang 2-0 lawan Wales, usai dilumat Inggris 6-2.

Adapun Inggris yang memimpin klasemen dengan empat poin, akan menghadapi Wales di pertandingan terakhir penyisihan Grup B.

Baca juga: Taliban Dilaporkan Bantu Qatar Bangun Stadion Piala Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+