Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Denmark

Kompas.com - 01/11/2022, 10:27 WIB
Iman Fadhilah,
Irawan Sapto Adhi

Tim Redaksi

KOPENHAGEN, KOMPAS.com - Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang Denmark.

Denmark mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda.

Beberapa dari Anda mungkin sudah pernah mendengar Denmark dijuluki sebagai negara sepeda.

Baca juga: Pakistan Dihapus dari Daftar Negara Berisiko Terlibat Pendanaan Terorisme Global

Namun, bagaimana dengan kehidupan politik dan sosial di sana?

Negara ini saat ini sedang mengadakan pemilihan antara kandidat anggota parlemen dari blok sayap kiri dan blok sayap kanan.

Berikut adalah fakta-fakta negara Denmark yang dapat Anda simak: 

1. Negara yang sangat besar

Denmark berada di daratan seluas 43.000 kilometer persegi (sekitar 16.500 mil persegi) yang dihuni 5,9 juta orang.

Dilansir dari Kantor berita AFP, wilayah Denmark tersebar di Semenanjung Jutlandia di sebelah utara Jerman dan memiliki sekitar 444 pulau.

Negara ini juga mempunyai dua wilayah otonomi di Kepulauan Faroe, Atlantik Utara dan Pulau Arktik Greenland.

Dengan total luas wilayah lebih dari dua juta kilometer persegi, negara nordik ini mengeklaim gelar negara terbesar di Uni Eropa dan terbesar ke-12 di dunia.

Di dalam Kepulauan Faroe dan Greenland juga terdapat parlemen lokal yang mengisi empat kursi dari 179 kursi di parlemen di Denmark, the Folketing.

Dengan hasil polling yang memprediksi persaingan akan ketat, anggota parlemen dapat menentukan dalam membentuk mayoritas parlemen.

Baca juga: Daftar Negara yang Tidak Memiliki Laut, Wilayahnya Terkurung Daratan

Pada 1998, pemilihan anggota parlemen sayap kiri di Kepulauan Faroe mendapat keunggulan hanya 176 suara, yang mana memungkinkan Demokrat Sosial Poul Nyrup Rasmussen untuk membentuk pemerintahan sendiri.

2. Peraturan keras terhadap imigrasi

Karena partai-partai sayang kanan berpengaruh dalam politik sejak tahun 1990-an, Denmark menerapkan garis peraturan yang keras pada imigrasi.

Bahkan sebagai anggota Partai Sosial Demokrat kiri-tengah, Perdana Menteri saat ini Mette Frederiksen telah menjadi pendukung peraturan “nol pengungsi” sejak berkuasa pada 2019.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com