Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Era Baru Penyelidikan UFO: NASA Bentuk Tim Khusus, Pentagon Kian Tanggapi Serius

Kompas.com - 26/10/2022, 15:30 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - NASA pada hari Senin (24/10/2022) meluncurkan tim studi independen baru untuk menyelidiki fenomena udara tak dikenal atau UFO.

Dilansir dari The Hill, NASA membuka potensi untuk penyelidikan masa depan pada penampakan misterius dan pesawat di langit.

Tim beranggotakan 16 orang akan menyelidiki UAP, yang jadi nama resmi untuk apa yang sebelumnya disebut UFO.

Baca juga: Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Mereka akan bekerja selama sembilan bulan, berusaha meletakkan dasar untuk studi di masa depan.

Tim akan fokus pada bagaimana data yang dikumpulkan oleh warga sipil, pemerintah, dan bisnis komersial dapat dianalisis untuk menjelaskan UAP, dan kemudian membangun peta jalan untuk analisis NASA di masa depan.

Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi Direktorat Misi Sains di Markas Besar NASA di Washington DC, mengatakan fokus pada data sangatlah penting.

"Informasi mentah adalah bahasa para ilmuwan dan membuat yang tidak dapat dijelaskan, dapat dijelaskan," ujarnya.

Baca juga: Segitiga Misterius Muncul di Antartika, Diduga UFO Jatuh

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

“Memahami data yang kami miliki seputar fenomena udara tak dikenal sangat penting untuk membantu kami menarik kesimpulan ilmiah tentang apa yang terjadi di langit kami,” kata Zurbuchen dalam sebuah pernyataan.

"Menjelajahi hal yang tidak diketahui di luar angkasa dan atmosfer adalah inti dari siapa kita di NASA," tambahnya.

Pemerintah AS dalam beberapa tahun terakhir telah mengambil pandangan baru dan lebih serius pada pertemuan UAP.

Halaman:
Sumber The Hill
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Gempa Turkiye-Suriah 11.236 Tewas | Putri Kim Jong Un Muncul Lagi

[POPULER GLOBAL] Gempa Turkiye-Suriah 11.236 Tewas | Putri Kim Jong Un Muncul Lagi

Global
Sekjen PBB Khawatir Perang dan Konflik di Dunia Kian Meluas

Sekjen PBB Khawatir Perang dan Konflik di Dunia Kian Meluas

Global
Saat Katak Jadi Penumpang Gelap Pesawat, Picu Alarm Pemeriksaan Bandara...

Saat Katak Jadi Penumpang Gelap Pesawat, Picu Alarm Pemeriksaan Bandara...

Global
Krisis dalam Krisis di Suriah: Rusak karena Perang, Hancur akibat Gempa

Krisis dalam Krisis di Suriah: Rusak karena Perang, Hancur akibat Gempa

Global
Erdogan Akui Ada Masalah dalam Pemerintahannya saat Respons Gempa

Erdogan Akui Ada Masalah dalam Pemerintahannya saat Respons Gempa

Global
Erdogan Kunjungi Turkiye Selatan, Pantau Kondisi Gempa

Erdogan Kunjungi Turkiye Selatan, Pantau Kondisi Gempa

Global
Kisah Gempa Turkiye: Bapak Pegang Tangan Putrinya yang Tewas, Enggan Melepas meski Cuaca Dingin

Kisah Gempa Turkiye: Bapak Pegang Tangan Putrinya yang Tewas, Enggan Melepas meski Cuaca Dingin

Global
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Tiba di Inggris, Kunjungan Pertama sejak Invasi Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Tiba di Inggris, Kunjungan Pertama sejak Invasi Rusia

Global
Aktor Porno Veteran Ron Jeremy Masuk Rumah Sakit Jiwa

Aktor Porno Veteran Ron Jeremy Masuk Rumah Sakit Jiwa

Global
UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah, Korban Tewas Jadi 11.236 Jiwa, 2 di Antaranya WNI

UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah, Korban Tewas Jadi 11.236 Jiwa, 2 di Antaranya WNI

Global
Joe Biden Bersumpah Lindungi Kedaulatan AS dari Ancaman China

Joe Biden Bersumpah Lindungi Kedaulatan AS dari Ancaman China

Global
Komunitas Muslim Mindanao Dihancurkan oleh Perang Klan

Komunitas Muslim Mindanao Dihancurkan oleh Perang Klan

Global
Balon Mata-mata China Ternyata Beberapa Kali Lintasi Langit AS di Era Trump

Balon Mata-mata China Ternyata Beberapa Kali Lintasi Langit AS di Era Trump

Global
Microsoft Siap Kalahkan Google, Masukkan ChatGPT dalam Mesin Pencari

Microsoft Siap Kalahkan Google, Masukkan ChatGPT dalam Mesin Pencari

Global
Korban Gempa Turkiye dan Suriah Melewati 9.500, Terbesar dalam Satu Dekade

Korban Gempa Turkiye dan Suriah Melewati 9.500, Terbesar dalam Satu Dekade

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+