Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mie Sedaap Ditarik di Sejumlah Negara, BPOM Didorong Perbarui Standar Keamanan Pangan

Kompas.com - 12/10/2022, 20:31 WIB
BBC News Indonesia,
Danur Lambang Pristiandaru

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperbarui standar keamanan pangan, setelah sejumlah varian produk Mie Sedaap ditarik peredarannya di tiga negara karena terkontaminasi etilen oksida.

Pengurus harian YLKI Sudaryatmo mengatakan, BPOM perlu mengkaji penerapan batas maksimum residu zat pestisida tersebut pada makanan seperti yang sudah dilakukan sejumlah negara lain.

“Salah satu pertimbangannya dari segi banyak negara lain melarang dan juga sudah barang tentu ada evidence-nya,” ujarnya kepada BBC News Indonesia.

Baca juga: BPOM Lakukan Uji Sampling Mie Sedaap Imbas Ditarik dari 3 Negara

Enam varian Mie Sedaap ditarik di Singapura setelah badan pengawas makanan negara tersebut, SFA, menemukan kontaminasi etilen oksida. Beberapa produk jenama mi instan asal Indonesia itu juga sempat ditarik di Hong Kong dan ditolak masuk ke Taiwan.

Setiap negara menerapkan aturan yang berbeda-beda tentang batas maksimum residu etilen oksida pada makanan olahan. Senyawa tersebut dikenal sebagai karsinogen yang dapat membahayakan kesehatan terakumulasi di dalam tubuh manusia dalam jangka panjang.

BPOM menyatakan bahwa produk Mie Sedaap yang ditarik di Singapura dan Hong Kong berbeda dengan produk yang beredar di Indonesia, dan menambahkan bahwa produk yang beredar di Indonesia aman dikonsumsi masyarakat.

Wings Group, produsen Mie Sedaap, menyatakan tidak menggunakan etilen oksida di seluruh lini produksi dan telah memenuhi standar keamanan pangan.

Baca juga: Singapura Tarik Mie Sedaap untuk Kali Ketiga, Temukan Pestisida di Bubuk Cabai

Negara mana saja yang menolak peredaran Mie Sedaap?

Badan pengawas makanan di Singapura (SFA) menarik dua lagi varian Mie Sedaap, impor dari Indonesia, dari peredaran pada Selasa (11/10/2022). Dengan ini, sudah enam varian produk Mie Sedaap yang ditarik di Singapura.

Enam varian tersebut adalah:

  • Mie Sedaap Kari Spesial Instant Cup Noodles, kedaluwarsa 27 Maret 2023
  • Mie Sedaap Korean Spicy Chicken Instant Cup Noodles, kedaluwarsa 24 April 2023
  • Mie Sedaap Soto flavour instant noodles, kedaluwarsa 11 Desember 2022
  • Mie Sedaap Curry flavour instant noodles, kedaluwarsa 22 Februari 2023
  • Mie Sedaap Korean Spicy Soup instant noodles, kedaluwarsa 21 Mei 2023
  • Mie Sedaap Korean Spicy Chicken instant noodles, kedaluwarsa 17 Maret 2023

SFA mengatakan pihaknya menemukan bubuk cabai dalam produk tersebut telah terkontaminasi dengan etilen dioksida, sejenis pestisida.

“Produsen, PT Wings Surya, sedang bekerja sama dengan para importir untuk menarik produk mi instan Mie Sedaap dengan bubuk cabai dari pasar retail dan juga akan mereformulasi produk mereka untuk memperbaiki penyebab kontaminasi etilen oksida,” kata SFA dalam pernyataan pers yang dirilis pada tanggal 11 Oktober.

Baca juga: Mie Sedaap Ditarik di Luar Negeri, BPOM: Sepanjang Ada Izin Edar, Mi Instan Aman Dikonsumsi

Pada September, Otoritas Keamanan Pangan Hong Kong atau The Center for Food Safety (CFS) memerintahkan penghentian penjualan produk Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken yang diimpor dari Indonesia. Alasan penghentian tersebut karena pengecekan rutin CFS menemukan sampel mi, bumbu, dan bubuk cabai mengandung etilen oksida.

Sebelumnya pada Juli, Badan POM Taiwan menyita 4,04 ton Mie Sedaap dalam bungkus gelas dari Indonesia karena mengandung etilen oksida dalam kadar yang melebihi standar negara itu.

Menurut keterangan pemerintah Taiwan, lima produk yang disita yaitu Mie Sedaap Korean Spicy Soup, Kuah Rasa Baso Spesial, Rasa Ayam Bawang Telur, Korean Spicy Chicken, dan Rasa Soto.

Dilansir Taiwan News, produk Mie Sedaap tersebut diimpor oleh ELOM Group Company. Badan POM Taiwan juga menyita mi instan dari Filipna dan Jepang, serta minyak biji teh dari China, karena mengandung karsinogen.

Baca juga: Produk Mie Sedaap Ditarik di 3 Negara, BPOM Lakukan Uji Sampling

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Penjaga Pantai China Bawa Pedang dan Tombak, Tentara Filipina Hanya Bermodal Tangan Kosong

Penjaga Pantai China Bawa Pedang dan Tombak, Tentara Filipina Hanya Bermodal Tangan Kosong

Global
Putin Temui Kim Jong Un, Rusia-Korut Teken Perjanjian Saling Bantu jika Diserang

Putin Temui Kim Jong Un, Rusia-Korut Teken Perjanjian Saling Bantu jika Diserang

Global
Putin Setiri Mobil Limosin, Ajak Kim Jong Un Jalan-jalan di Pyongyang

Putin Setiri Mobil Limosin, Ajak Kim Jong Un Jalan-jalan di Pyongyang

Global
Sejarah, Kekuatan, Peran, dan Pengaruh Kelompok Hezbollah

Sejarah, Kekuatan, Peran, dan Pengaruh Kelompok Hezbollah

Internasional
Pantai Kuno yang Hancur akibat Letusan Gunung Vesuvius 2.000 Tahun Lalu Dibuka Kembali

Pantai Kuno yang Hancur akibat Letusan Gunung Vesuvius 2.000 Tahun Lalu Dibuka Kembali

Global
Ekuador Mati Listrik Senegara

Ekuador Mati Listrik Senegara

Global
Jubir IDF Sebut Hamas Tak Bisa Dilenyapkan, Pemerintah Israel Langsung Bantah

Jubir IDF Sebut Hamas Tak Bisa Dilenyapkan, Pemerintah Israel Langsung Bantah

Global
Rangkuman Hari Ke-847 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin ke Korut | Pertempuran di Toretsk

Rangkuman Hari Ke-847 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin ke Korut | Pertempuran di Toretsk

Global
[POPULER GLOBAL] Israel Akan Serang Lebanon | Putin Peluk Kim Jong Un

[POPULER GLOBAL] Israel Akan Serang Lebanon | Putin Peluk Kim Jong Un

Global
Presiden Taiwan Tegaskan Negaranya Tak Akan Tunduk pada Tekanan China

Presiden Taiwan Tegaskan Negaranya Tak Akan Tunduk pada Tekanan China

Global
11 Perenang yang Terlibat Skandal Doping Masuk Tim Olimpiade China

11 Perenang yang Terlibat Skandal Doping Masuk Tim Olimpiade China

Global
Strategi 'Landak', Taktik Asimetris Taiwan jika Diserang China

Strategi "Landak", Taktik Asimetris Taiwan jika Diserang China

Global
Indonesia Kirimkan Delegasi Terbesar ke SelectUSA Investment Summit 2024

Indonesia Kirimkan Delegasi Terbesar ke SelectUSA Investment Summit 2024

Global
Wanita Ini Akhirnya Melahirkan Anak Perempuan Setelah Punya 9 Anak Laki-laki

Wanita Ini Akhirnya Melahirkan Anak Perempuan Setelah Punya 9 Anak Laki-laki

Global
Peramal India Pertahankan Prediksi, Klaim Perang Dunia III Tinggal Menghitung Hari

Peramal India Pertahankan Prediksi, Klaim Perang Dunia III Tinggal Menghitung Hari

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com