Ribuan Tentara Rusia Menyerah, Telepon Hotline Kementerian Pertahanan Ukraina

Kompas.com - 07/10/2022, 15:01 WIB

KYIV, KOMPAS.com – Ribuan tentara Rusia disebut menyerah kepada Ukraina dengan menelepon hotline yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan Ukraina.

Hal tersebut disampaikan perwakilan dari Kementerian Pertahanan Ukraina Andriy Yusov dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi FREEDOM pada Senin (3/10/2022).

Yusov menuturkan, hotline tersebut disediakan oleh Kementerian Pertahanan Ukraina beberapa pekan lalu, sebagaimana dilansir Jerusalem Post.

Baca juga: Biden: Putin Tak Bercanda soal Nuklir di Ukraina, Peringatkan “Armageddon”

Para tentara Rusia yang menelepon hotline tersebut, menurut Yusov, berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tentara yang menunggu untuk diterjunkan hingga mereka yang berada di medan perang.

Dia menambahkan, sejauh ini ada lebih dari 2.000 tentara Rusia yang mengaku menyerah dengan menelepon hotline tersebut. Dan jumlahnya terus bertambah dari hari ke hari.

Dalam beberapa contoh, lanjut Yusov, para istri tentara menelepon hotline tersebut untuk menanyakan keamanan penyerahan diri dari suami mereka.

Baca juga: Serangan Balik Pasukan Ukraina Terbukti Ampuh, Crimea Bisa Direbut Kembali

Yusov menuturkan bahwa Ukraina akan mengikuti protokol Konvensi Jenewa serta mengizinkan tentara Rusia yang menyerah untuk mengakses layanan kesehatan.

Para tentara Rusia yang menyerah ini juga diperbolehkan menghubungi keluarga atau kerabat mereka.

“Yang paling penting, mereka masih bisa hidup daripada menjadi umpan meriam oleh para Ruscists (pendukung Pemerintahan Rusia saat ini) dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin yang menyerang Ukraina,” ucap Yusov.

Baca juga: Intelijen AS Percaya Ukraina Terlibat Pengeboman Mobil Darya Dugina

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Rusia terus mengalami kepayahan dalam invasinya ke Ukraina.

Pasukan Rusia juga berhasil dipukul mundur oleh Ukraina serta kehilangan sejumlah wilayah yang sebelumnya diduduki.

Pada Minggu (2/10/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa pasukannya berhasil merebut Kota Lyman di Donetsk.

Baca juga: Ukraina Bebaskan Sejumlah Pemukiman di Wilayah Kherson yang Diklaim Rusia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raja Charles dan Pangeran William Bersiap Tanggapi 'Tuduhan' dalam Acara Netflix Harry dan Meghan

Raja Charles dan Pangeran William Bersiap Tanggapi "Tuduhan" dalam Acara Netflix Harry dan Meghan

Global
China Tabrak Kebijakan Nol Covid, Cabut Pembatasan Saat Infeksi Mencatat Rekor

China Tabrak Kebijakan Nol Covid, Cabut Pembatasan Saat Infeksi Mencatat Rekor

Global
Spanyol Peringatkan Eropa Soal Teror Bom Paket ke Instansi Pemerintah, Diduga Terkait Perang Rusia-Ukraina

Spanyol Peringatkan Eropa Soal Teror Bom Paket ke Instansi Pemerintah, Diduga Terkait Perang Rusia-Ukraina

Global
Guns N' Roses Gugat Toko Senjata karena Mencomot Nama Band

Guns N' Roses Gugat Toko Senjata karena Mencomot Nama Band

Global
Seorang Nenek Berusia 82 Tahun Ditangkap Polisi karena Belum Bayar Tagihan Sampah

Seorang Nenek Berusia 82 Tahun Ditangkap Polisi karena Belum Bayar Tagihan Sampah

Global
Geng Pencuri Incar Mural Banksy di Ukraina, Berhasil Mencongkelnya dari Dinding

Geng Pencuri Incar Mural Banksy di Ukraina, Berhasil Mencongkelnya dari Dinding

Global
Wali Kota New York Cari Pemburu Tikus, Dibayar Rp 2,6 Milliar

Wali Kota New York Cari Pemburu Tikus, Dibayar Rp 2,6 Milliar

Global
Sekolah Ukraina Tetap Masuk di Tengah Padamnya Listrik akibat Serangan Rusia

Sekolah Ukraina Tetap Masuk di Tengah Padamnya Listrik akibat Serangan Rusia

Global
Protes Iran: Perempuan Minoritas dan Pria Habis Sholat Jumat Kembali Turun ke Jalan

Protes Iran: Perempuan Minoritas dan Pria Habis Sholat Jumat Kembali Turun ke Jalan

Global
Presiden Perancis Diskusi dengan Elon Musk, Bahas Kebijakan Platform

Presiden Perancis Diskusi dengan Elon Musk, Bahas Kebijakan Platform

Global
Bahaya Ideologi Supremasi Kulit Putih di AS, Benarkah Bangkit Kembali?

Bahaya Ideologi Supremasi Kulit Putih di AS, Benarkah Bangkit Kembali?

Global
Letusan Gunung Mauna Loa, Perayaan Spiritual bagi Warga Hawaii

Letusan Gunung Mauna Loa, Perayaan Spiritual bagi Warga Hawaii

Global
Anwar Ibrahim Umumkan Susunan Kabinet, Pilih Wakil PM dengan Gugatan Korupsi

Anwar Ibrahim Umumkan Susunan Kabinet, Pilih Wakil PM dengan Gugatan Korupsi

Global
Kanye West Puji Adolf Hitler, Begini Peringatan Keras Joe Biden

Kanye West Puji Adolf Hitler, Begini Peringatan Keras Joe Biden

Global
Presidensi G20 India: Apa Artinya dan Agendanya?

Presidensi G20 India: Apa Artinya dan Agendanya?

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.