Kompas.com - 04/10/2022, 10:00 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara pada Selasa (4/10/2022) menyuarakan dukungan untuk pencaplokan Rusia atas wilayah-wilayah Ukraina yang diduduki pasukannya.

Korut juga menuduh Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya bertindak seperti gangster dengan memimpin gerakan di PBB terhadap perilaku Moskwa.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa Moskwa telah mencaplok empat wilayah Ukraina yang mengadakan referendum oleh Kremlin di area pendudukan militer Rusia.

Baca juga: Warga Ukraina Kabur dari Referendum Rusia, Desa Tampak Kosong

AS dan negara-negara Barat lainnya menyebut referendum itu palsu, dilakukan di bawah todongan senjata, dan bersumpah tidak akan pernah mengakui pencaplokan tersebut.

Namun Menteri Luar Negeri Korea Utara Jo Chol Su membela referendum untuk bergabung dengan Rusia sebagai hal yang sah dan diadakan sesuai Piagam PBB yang menetapkan prinsip-prinsip kesetaraan rakyat, kata kantor berita KCNA yang dikelola negara. Korea Utara adalah sekutu Rusia.

"Sebagian besar pemilih mendukung integrasi dengan Rusia," kata Jo dalam laporan KCNA yang dikutip kantor berita AFP.

Rusia pada Jumat (30/9/2022) memveto draf AS di resolusi Dewan Keamanan PBB untuk mengecam pencaplokannya. Rusia tidak mendapat dukungan untuk veto, sedangkan China dan India abstain.

Baca juga:

Jo lalu menuding Amerika Serikat ikut campur dalam urusan internal negara-negara merdeka dan menyalahgunakan Dewan Keamanan PBB.

"Tiada hari tanpa AS menggunakan DK PBB sebagai perisai dan sarana agresi untuk mempertahankan supremasinya," ujar Jo.

"Jika DK PBB akan melanggar hak-hak independen dan kepentingan fundamental dari sebuah negara berdaulat dengan standar ganda yang tidak logis dan seperti gangster yang bertentangan dengan tujuan serta prinsip Piagam PBB, mereka akan bertanggung jawab penuh atas konsekuensi yang bakal terjadi," pungkas Jo.

Baca juga: Referendum Ukraina: Tentara Bawa Senjata Masuk Rumah-rumah Warga Ambil Suara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seoul Luncurkan Layanan Bus Tanpa Sopir dengan Desain Futuristik

Seoul Luncurkan Layanan Bus Tanpa Sopir dengan Desain Futuristik

Global
AS Makin Keras, Larang Penjualan Alat Telekomunkasi Buatan Perusahaan China

AS Makin Keras, Larang Penjualan Alat Telekomunkasi Buatan Perusahaan China

Global
Jarang Terjadi, Zelensky Semprot Pejabat Ukraina Lain, Ini Penyebabnya

Jarang Terjadi, Zelensky Semprot Pejabat Ukraina Lain, Ini Penyebabnya

Global
2.500 Orang Difoto Telanjang di Pantai Australia, Suarakan Kesadaran Kanker Kulit

2.500 Orang Difoto Telanjang di Pantai Australia, Suarakan Kesadaran Kanker Kulit

Global
Kapsul NASA Orion Berhasil Masuki Orbit Bulan, Pertanda Baik

Kapsul NASA Orion Berhasil Masuki Orbit Bulan, Pertanda Baik

Global
Elon Musk Dukung Gubernur Florida Jadi Presiden AS Jika Calonkan Diri

Elon Musk Dukung Gubernur Florida Jadi Presiden AS Jika Calonkan Diri

Global
Daftar Negara Teratas Pemasok Pupuk ke Indonesia

Daftar Negara Teratas Pemasok Pupuk ke Indonesia

Internasional
Xi Jinping Kirim Surat Penting pada Kim Jong Un, Ini Isinya

Xi Jinping Kirim Surat Penting pada Kim Jong Un, Ini Isinya

Global
Puluhan Wanita Kenya Jalani Operasi Rekonstruksi Klitoris

Puluhan Wanita Kenya Jalani Operasi Rekonstruksi Klitoris

Global
Rapper Kontroversial Kanye West Calonkan Diri jadi Presiden AS, Minta Trump jadi Wakilnya

Rapper Kontroversial Kanye West Calonkan Diri jadi Presiden AS, Minta Trump jadi Wakilnya

Global
Paus Serukan Gencatan Senjata di Ukraina dan Minta Tuhan Akhiri Perang

Paus Serukan Gencatan Senjata di Ukraina dan Minta Tuhan Akhiri Perang

Global
Protes Iran: Iran Tambah Pasukan di Kurdi, Sholat Jumat Diselipi Seruan Anti-Kekerasan

Protes Iran: Iran Tambah Pasukan di Kurdi, Sholat Jumat Diselipi Seruan Anti-Kekerasan

Global
Taliban Dilaporkan Bantu Qatar Bangun Stadion Piala Dunia

Taliban Dilaporkan Bantu Qatar Bangun Stadion Piala Dunia

Global
Rangkuman Hari ke-275 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Ukraina Tanpa Listrik | Rusia Keluarkan Paspor untuk Wilayah yang Direbut

Rangkuman Hari ke-275 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Ukraina Tanpa Listrik | Rusia Keluarkan Paspor untuk Wilayah yang Direbut

Global
Menuju Hubungan Terbaik Indonesia-Malaysia

Menuju Hubungan Terbaik Indonesia-Malaysia

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.