Kompas.com - 01/10/2022, 23:31 WIB

PUTRAJAYA, KOMPAS.com – Perusahaan minyak negara Malaysia, Petronas, pada Sabtu (1/10/2022) menyatakan akan menantang klaim dari ahli waris Sultan Sulu mengenai aset-asetnya.

Sebelumnya, ahli waris sultan terakhir Sulu pada Kamis (29/9/2022) meminta pengadilan Belanda untuk menyita aset-aset Malaysia di Belanda.

Aset-aset tersebut beberapa di antaranya adalah milik perusahaan besar Malaysia yang beroperasi di Belanda, termasuk Petronas.

Baca juga: Keturunan Sultan Gugat Malaysia Rp 223 Triliun atas Sengketa Tanah, Sita Aset Petronas

Pemerintah Malaysia membalas pada Jumat (30/9/2022) bahwa mereka akan mengambil langkah hukum permintaan dari ahli waris Sultan Sulu.

Petronas yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah Malaysia ini memiliki beberapa anak perusahaan yang berkantor pusat di Belanda.

“Petronas mempertahankan pandangannya bahwa setiap tindakan yang dimaksudkan menargetkan Petronas sehubungan dengan kasus ini tidak berdasar,” kata Petronas dalam sebuah pernyataan email kepada Reuters.

“Dan Petronas akan terus mempertahankan posisi hukumnya,” sambung perusahaan itu dalam pernyataannya.

Baca juga: Aksi Penipuan Pegawai Petronas, Mengaku 14 Kerabat Meninggal karena Covid-19 demi Dapat Sumbangan

Ahli waris Sultan Sulu menargetkan aset-aset Malaysia di luar negeri setelah Pemerintah “Negeri Jiran” menolak mengakui putusan arbitrase dari pengadilan Perancis pada Februari.

Dalam putusan tersebut, Malaysia disebut mengingkari perjanjian sewa tanah pada 1878.

Kesultanan Sulu dulunya mencakup sejumlah pulau di Filipina selatan dan sebagian Pulau Kalimantan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.