Kompas.com - 29/09/2022, 12:15 WIB

 

Penulis: VOA Indonesia

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih, pada Rabu (28/9), mengumumkan janji bernilai miliaran dollar AS dari perusahaan-perusahaan besar -- termasuk raksasa makanan cepat saji Burger King -- untuk menyusun strategi nasional guna mengatasi tantangan ganda di Amerika Serikat (AS) yaitu kelaparan dan obesitas.

Janji dari sektor swasta itu diungkapkan oleh Presiden AS Joe Biden ketika menyelenggarakan apa yang disebut pemerintah sebagai KTT besar pertama Gedung Putih tentang makanan dan asupan sejak Richard Nixon menjabat lebih dari 50 tahun lalu.

Baca juga: Dulu Dikenal Berpenduduk Kurus-kurus, India Kini Hadapi Obesitas yang Menyebar Cepat

Hampir 42 persen orang dewasa di AS secara teknis mengalami obesitas. Sekitar 10 persen keluarga di AS menderita rawan pangan, menurut statistik terbaru pemerintah.

Biden mengatakan kepada Konferensi Gedung Putih tentang Kelaparan, Gizi, dan Kesehatan bahwa pemerintah, Kongres, perusahaan swasta, dan masyarakat harus bekerja sama mengakhiri kelaparan dan menurunkan penyakit terkait pola makan di AS pada 2030.

"Di Amerika, tidak boleh ada anak yang harus tidur dalam keadaan lapar. Tidak ada orang tua yang meninggal karena penyakit yang dapat dicegah," ujar Biden.

Karena Kongres kemungkinan tidak mendanai program besar federal untuk asupan makanan, Biden tidak bisa berbuat apa-apa.

Baca juga: Atasi Obesitas, Inggris Batasi Promosi Makanan Tidak Sehat pada 2022

Namun, para pejabat mengatakan Biden menggunakan kewenangannya sebagai presiden untuk melibatkan perusahaan-perusahaan besar dan tanggapannya kuat.

Para pejabat yang memberi pengarahan kepada wartawan mengatakan bahwa sektor publik dan swasta telah membuat komitmen senilai 8 miliar dollar AS termasuk janji dari lebih 100 organisasi, mulai dari rumah sakit hingga perusahaan teknologi dan industri pangan.

Artikel ini pernah tayang di VOA Indonesia dengan judul Gedung Putih Umumkan Rencana Miliaran Dolar untuk Atasi Obesitas dan Kelaparan.

Baca juga: Kisah Pria Berbobot 225 Kg, Sempat Kritis karena Obesitas dan Nikah Bersyarat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Black Friday, Cuci Gudang yang Mengotori Bumi

Black Friday, Cuci Gudang yang Mengotori Bumi

Global
5 Cara Menebak Siapa Juara Piala Dunia, dari Analisa Komputer hingga Faktor Klub

5 Cara Menebak Siapa Juara Piala Dunia, dari Analisa Komputer hingga Faktor Klub

Global
Malaysia Tahan Nelayan Indonesia karena Tangkap Ikan secara Ilegal di Labuan

Malaysia Tahan Nelayan Indonesia karena Tangkap Ikan secara Ilegal di Labuan

Global
Kim Jong Un Sebut Rudal Hwasong-17 Senjata Strategis Terkuat di Dunia

Kim Jong Un Sebut Rudal Hwasong-17 Senjata Strategis Terkuat di Dunia

Global
Piala Dunia: Mengapa Suporter Jepang Bersih-bersih Setelah Pertandingan?

Piala Dunia: Mengapa Suporter Jepang Bersih-bersih Setelah Pertandingan?

Global
3 Budaya Khas Qatar, Suporter Piala Dunia Wajib Tahu

3 Budaya Khas Qatar, Suporter Piala Dunia Wajib Tahu

Global
Rusia Kehabisan Senjata, Tembakkan Rudal Tua Tanpa Peledak ke Ukraina

Rusia Kehabisan Senjata, Tembakkan Rudal Tua Tanpa Peledak ke Ukraina

Global
Toby Si Penguin Akurat Tebak Hasil Laga Piala Dunia 2022, Penerus Paul Si Gurita?

Toby Si Penguin Akurat Tebak Hasil Laga Piala Dunia 2022, Penerus Paul Si Gurita?

Global
Mantan Jenderal Marinir AS Disebut Bekerja untuk Tentara Bayaran Rusia Grup Wagner

Mantan Jenderal Marinir AS Disebut Bekerja untuk Tentara Bayaran Rusia Grup Wagner

Global
Menteri Luar Negeri Belarus Meninggal Mendadak, Penyebab Belum Jelas

Menteri Luar Negeri Belarus Meninggal Mendadak, Penyebab Belum Jelas

Global
Ukraina Terkini: Penembakan Rusia Tewaskan 32 Orang di Kherson Setelah Pembebasan

Ukraina Terkini: Penembakan Rusia Tewaskan 32 Orang di Kherson Setelah Pembebasan

Global
Piala Dunia: Warga Jepang Juga Minta Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman

Piala Dunia: Warga Jepang Juga Minta Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman

Global
Protes Pecah di Xinjiang dan Beijing setelah Kebakaran Mematikan di Tengah Lockdown

Protes Pecah di Xinjiang dan Beijing setelah Kebakaran Mematikan di Tengah Lockdown

Global
Kim Jong Un: Tujuan Akhir Korea Utara adalah Memiliki Kekuatan Nuklir Terkuat di Dunia

Kim Jong Un: Tujuan Akhir Korea Utara adalah Memiliki Kekuatan Nuklir Terkuat di Dunia

Global
Iran Akhirnya Bebaskan Pemain Sepak Bola yang Dukung Protes Anti-pemerintahan

Iran Akhirnya Bebaskan Pemain Sepak Bola yang Dukung Protes Anti-pemerintahan

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.