Kompas.com - 27/09/2022, 13:45 WIB

Penulis: Arash Arabasadi/VOA Indonesia

TEHERAN, KOMPAS.com - Unjuk rasa telah berlangsung lebih dari seminggu di seantero Iran menyusul kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun.

Ia ditahan oleh polisi moral karena tidak mengenakan jilbab dengan benar, kini para pengunjuk rasa turun ke jalan sambil membakar kerudung di hadapan pihak berwenang.

“Ini adalah tahun pertumpahan darah,” teriak para pengunjuk rasa di Teheran, sementara pasukan militer menyapu jalan-jalan kota. Iran memasuki minggu kedua kerusuhan sipil massal setelah kematian Mahsa Amini, perempuan berusia 22 tahun.

Baca juga: Hadis Najafi Tewas Ditembak 6 Peluru Saat Demo Iran Tak Pakai Jilbab

Amini menghilang dalam tahanan polisi awal bulan ini karena dituduh melanggar undang-undang “moralitas.” Tiga hari kemudian, ia meninggal dunia.

Pemerintah Iran mengatakan, pihaknya telah memerintahkan penyelidikan atas kasus tersebut. Dukungan dari seluruh dunia mengalir menyusul kematian Amini di tengah seruan baru terhadap Republik Islam Iran.

Unjuk rasa di seluruh dunia berlangsung ketika Sidang Majelis Umum PBB juga sedang digelar di New York.

Di sana, Presiden Iran Ebrahim Raisi mengecam sanksi Barat yang dinilai menjadi senjata pemusnah massal rakyat Iran dan menunjukkan kesediaannya untuk kembali ke meja perundingan untuk menghidupkan lagi kesepakatan nuklir tahun 2015 dengan kekuatan-kekuatan dunia.

Dalam program televisi This Week di ABC, Senator AS dari Partai Republik John Barrasso mengatakan kesepakatan itu akan menjadi sebuah kekeliruan.

“Iran adalah negara yang mensponsori tindak terorisme. Mereka terus mengatakan, ‘Matilah Amerika.’ Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir. Saya selalu merasa pemerintahan ini terlalu bersemangat untuk mencapai kesepakatan nuklir--atau kesepakatan apapun--dengan Iran."

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.