Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/09/2022, 13:45 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

LONDON, KOMPAS.com - Demonstrasi untuk menentang kematian Mahsa Amini juga terjadi di London dan Paris, setelah bermula di Iran.

Polisi bentrok dengan demonstran yang berusaha mencapai Kedutaan Besar Iran di London dan Paris pada Minggu (25/9/2022).

Polisi Perancis menggunakan gas air mata dan taktik anti-huru hara untuk mencegah ratusan pedemo di ibu kota bergerak Kedubes Iran, kata wartawan AFP dan sejumlah saksi mata.

Baca juga: Kronologi Demo Kematian Mahsa Amini di Iran, 8 Malam Berturut-turut, 50 Orang Tewas

Unjuk rasa dimulai dengan damai di Trocadero Square di pusat ibu kota Perancis. Beberapa pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan menentang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Para pengunjuk rasa di Paris berkumpul untuk hari kedua berturut-turut guna menunjukkan kemarahan atas kematian Mahsa Amini yang tewas setelah ditangkap polisi moral Iran.

Mereka juga menunjukkan solidaritas dengan demo Iran, yang menewaskan setidaknya 41 nyawa.

Polisi Paris mengatakan, sekitar 4.000 orang berkumpul untuk demonstrasi. Satu orang ditangkap karena marah dan memberontak, sedangkan satu petugas terluka ringan.

Sementara itu di London, polisi melakukan 12 penangkapan dan lima petugas terluka serius ketika para demonstran mencoba menerobos penghalang yang melindungi kedutaan besar Iran di Inggris.

Baca juga:

Demo Iran pecah di 80 kota

Di Iran sendiri, aksi unjuk rasa sudah menyebar ke lebih dari 80 kota dan didominasi partisipan perempuan yang melambaikan dan membakar jilbab, hingga memotong rambut mereka di depan umum.

Pada Kamis (22/9/2022) pengunjuk rasa di Teheran dan beberapa kota Kurdi bahkan membakar kantor dan kendaraan polisi.

"Setelah melihat eksploitasi beberapa peristiwa yang baru-baru ini (unjuk rasa) oleh kelompok oposisi, keterlibatan dalam perkumpulan ilegal ... (perilaku demikian) bisa berujung pada tuntutan yudisial," bunyi pernyataan dalam situs yang mengutip menteri.

Mahsa Amini yang berusia 22 tahun mengalami koma ketika ditahan polisi sebelum akhirnya meninggal di rumah sakit.

Baca juga: Kronologi Kematian Mahsa Amini Iran, Picu Seminggu Amarah Massa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP

Terkini Lainnya

Duka Rania di Gaza, Bayi Kembarnya Tiada akibat Serangan Israel

Duka Rania di Gaza, Bayi Kembarnya Tiada akibat Serangan Israel

Global
Israel Lancarkan Serangan Terbesarnya di Ramallah, 1 Anak Tewas

Israel Lancarkan Serangan Terbesarnya di Ramallah, 1 Anak Tewas

Global
Mobil Ferrari Mantan Pembalap F1 yang Dicuri pada 1995 Akhirnya Ditemukan

Mobil Ferrari Mantan Pembalap F1 yang Dicuri pada 1995 Akhirnya Ditemukan

Global
Kremlin: Bocornya Rekaman Militer Jerman Jadi Bukti Barat Terlibat Langsung di Ukraina 

Kremlin: Bocornya Rekaman Militer Jerman Jadi Bukti Barat Terlibat Langsung di Ukraina 

Global
Tabrakan Kereta India Tewaskan 14 Orang, Masinis Nonton Kriket di Ponsel

Tabrakan Kereta India Tewaskan 14 Orang, Masinis Nonton Kriket di Ponsel

Global
Australia Sebut Asia Tenggara Hadapi Ancaman Pertahanan Serius, Apa Itu?

Australia Sebut Asia Tenggara Hadapi Ancaman Pertahanan Serius, Apa Itu?

Global
Usia Pensiun di Singapura akan Dinaikkan Jadi 64 Tahun pada 2026

Usia Pensiun di Singapura akan Dinaikkan Jadi 64 Tahun pada 2026

Global
Turis Spanyol Diperkosa 7 Pria di India, Begini Kronologinya

Turis Spanyol Diperkosa 7 Pria di India, Begini Kronologinya

Global
Kronologi Haiti Berlakukan Status Darurat Usai Geng Bersenjata Bobol Penjara Utama

Kronologi Haiti Berlakukan Status Darurat Usai Geng Bersenjata Bobol Penjara Utama

Global
Ledakan Picu Penghentian Layanan Kereta Api di Samara Rusia 

Ledakan Picu Penghentian Layanan Kereta Api di Samara Rusia 

Global
Harapan Baru Misteri Hilangnya MH370, Perusahaan Teknologi Usul Pencarian di Wilayah Ini

Harapan Baru Misteri Hilangnya MH370, Perusahaan Teknologi Usul Pencarian di Wilayah Ini

Global
Rangkuman Hari Ke-739 Serangan Rusia ke Ukraina: Tuduhan Jerman untuk Putin | 38 Drone Serang Crimea

Rangkuman Hari Ke-739 Serangan Rusia ke Ukraina: Tuduhan Jerman untuk Putin | 38 Drone Serang Crimea

Global
Siapa Saja Para Pemimpin Hamas?

Siapa Saja Para Pemimpin Hamas?

Internasional
Haiti Umumkan Keadaan Darurat Usai Kerusuhan Besar di Ibu Kota

Haiti Umumkan Keadaan Darurat Usai Kerusuhan Besar di Ibu Kota

Global
Korea Selatan Akan Memulai Tindakan Hukum pada Dokter yang Mogok Kerja

Korea Selatan Akan Memulai Tindakan Hukum pada Dokter yang Mogok Kerja

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com