Kompas.com - 25/09/2022, 22:01 WIB

Penulis: AFP/VOA Indonesia

KHARKIV, KOMPAS.com - Upaya Ukraina untuk mengusir dengan cepat pasukan Rusia dari wilayah Kharkiv di Ukraina timur pada Sabtu (24/9/2022), terhambat hujan deras dan perlawanan Moskwa.

Di Kota Kupiansk di garis depan, suara gempuran dan kepulan asap muncul dari seberang Sungai Oskil, yang memisahkan wilayah tepi barat yang dikuasai Ukraina dan bagian timur yang disengketakan pasukan Rusia.

"Untuk sekarang ini, hujan menyulitkan upaya untuk menggunakan senjata berat di mana saja. Kami hanya bisa menggunakan jalan beraspal," kata sersan angkatan darat Ukraina Roman Malyna kepada kantor berita AFP, sementara tank-tank dan kendaraan berlapis baja bergerak di bawah hujan deras.

Baca juga: Ukraina Terkini: Odessa Diserang Drone Iran Lagi

"Untuk sekarang ini, karena sulit bergerak maju karena cuaca, kami menarget kendaraan lapis baja mereka, depot amunisi dan kelompok-kelompok tentara," ujarnya.

Pada Jumat (23/9/2022), administrator militer Kupiansk Andriy Kanashevych mengatakan kepada AFP bahwa pasukan Ukraina mungkin perlu waktu 10 hari untuk mengamankan seluruh wilayah itu.

Baca juga: 4 Hal yang Akan Terjadi jika Putin dan Rusia Pakai Senjata Nuklir di Ukraina

Artikel ini pernah dimuat di VOA Indonesia dengan judul Upaya Ukraina Terhambat Hujan, Sungai dan Perlawanan Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Akan Bangun Bandara Baru di Riyadh, Bisa Tampung 185 Juta Pelancong

Arab Saudi Akan Bangun Bandara Baru di Riyadh, Bisa Tampung 185 Juta Pelancong

Global
Piala Dunia: Iran Bebaskan 709 Tahanan Usai Menang Dramatis Lawan Wales

Piala Dunia: Iran Bebaskan 709 Tahanan Usai Menang Dramatis Lawan Wales

Global
China Tarik 80.000 Mobil Tesla karena Masalah Software dan Sabuk Pengaman

China Tarik 80.000 Mobil Tesla karena Masalah Software dan Sabuk Pengaman

Global
Piala Dunia: Pelatih AS Minta Maaf Usai US Soccer Hapus Lambang Bendera Iran

Piala Dunia: Pelatih AS Minta Maaf Usai US Soccer Hapus Lambang Bendera Iran

Global
Rangkuman Hari Ke-278 Serangan Rusia ke Ukraina: Dukungan ke Serbia di Piala Dunia | Permintaan Olena Zelenska

Rangkuman Hari Ke-278 Serangan Rusia ke Ukraina: Dukungan ke Serbia di Piala Dunia | Permintaan Olena Zelenska

Global
Taliban di Pakistan Batalkan Gencatan Senjata, Perintahkan Serangan di Seluruh Negeri

Taliban di Pakistan Batalkan Gencatan Senjata, Perintahkan Serangan di Seluruh Negeri

Global
[POPULER GLOBAL] AS Hapus Lambang Bendera Iran | Demo Covid di China

[POPULER GLOBAL] AS Hapus Lambang Bendera Iran | Demo Covid di China

Global
Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii

Global
Letak Astronomis Negara Indonesia

Letak Astronomis Negara Indonesia

Global
Media China Siarkan Piala Dunia dengan Pemain Dibuat Pakai Masker

Media China Siarkan Piala Dunia dengan Pemain Dibuat Pakai Masker

Global
Pabrik iPhone Terbesar di China Tawarkan Bonus Rp 30 Juta ke Pekerja yang Bertahan Pasca-kerusuhan

Pabrik iPhone Terbesar di China Tawarkan Bonus Rp 30 Juta ke Pekerja yang Bertahan Pasca-kerusuhan

Global
Flossie Dinobatkan Menjadi Kucing Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya Setara 120 Tahun Usia Manusia

Flossie Dinobatkan Menjadi Kucing Tertua di Dunia yang Masih Hidup, Umurnya Setara 120 Tahun Usia Manusia

Global
Misteri Pembunuhan dan Mutilasi yang Hebohkan India, Jenazah Dimasukkan ke Kulkas

Misteri Pembunuhan dan Mutilasi yang Hebohkan India, Jenazah Dimasukkan ke Kulkas

Global
Setelah Protes Pecah, Xinjiang China Longgaran Pembatasan Covid-19

Setelah Protes Pecah, Xinjiang China Longgaran Pembatasan Covid-19

Global
Teodoro Obiang, Presiden Terlama di Dunia Kembali Menangkan Pilpres Setelah 43 Tahun Berkuasa

Teodoro Obiang, Presiden Terlama di Dunia Kembali Menangkan Pilpres Setelah 43 Tahun Berkuasa

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.