Kompas.com - 25/09/2022, 15:01 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com – Ratusan orang ditangkap pihak berwenang ketika demo menentang wajib militer dalam mobilisasi parsial Rusia berlanjut di seluruh negeri.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) independen, OVD-Info, mengatakan, sebanyak 724 orang ditahan di 32 kota berbeda pada Sabtu (24/9/2022) saja.

Aksi demo yang meluas pecah sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan rencana merekrut 300.000 orang untuk berperang di Ukraina melalui skema mobilisasi parsial.

Baca juga: Zelensky Tawarkan Jaminan bagi Tentara Rusia yang Menyerah

Langkah Putin untuk merekrut warga sipil menjadi wajib militer memicu protes skala besar di daerah perkotaan. Awal pekan ini, lebih dari 1.000 orang ditahan.

Di Moskwa, kantor berita AFP melaporkan seorang demonstran berteriak "kami bukan umpan meriam" saat dia ditangkap oleh petugas.

Sedangkan di St Petersburg, kota kedua Rusia, seorang pria mengatakan kepada wartawan, "saya tidak ingin berperang demi Putin."

Natalya Dubova (70) mengatakan kepada AFP bahwa dia menentang perang. Dia juga takut jika orang-orang muda diperintahkan ke garis depan.

Baca juga: Berbicara ke Warga Rusia, Zelensky: Putin Sengaja Kirim Kalian ke Kematian

Beberapa dari mereka yang ditangkap pada Sabtu mengaku bahwa mereka menerima dokumen dan diperintahkan melapor ke pusat perekrutan saat ditahan oleh petugas keamanan.

Kremlin membela praktik itu awal pekan ini dengan mengatakan langkah itu tidak melanggar hukum, sebagaimana dilansir BBC.

Putin menandatangani dekrit baru pada Sabtu yang menjatuhkan hukuman hingga 10 tahun penjara bagi setiap tentara yang tertangkap menyerahkan diri, berusaha meninggalkan militer, atau menolak untuk berperang.

Halaman:
Sumber BBC

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.