Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[UNIK GLOBAL] Ikan Mas Jadi Makanan Alternatif di Australia | Pasangan Usia 70-an Punya Bayi

Kompas.com - 21/08/2022, 05:45 WIB

KOMPAS.com - Seafood makin mahal, dan di Australia, ikan mas pun jadi penggantinya. Ya, benar. Ikan mas dijadikan makanan alternatif.

Informasi ini, ditambah kisah wanita dengan rambut terpanjang, pasangan usia 70-an yang punya bayi, juga lainnya, jadi beberapa kabar yang ada di Unik Global kali ini.

Berikut rangkuman selengkapnya.

Baca juga: Anda Belum Terinfeksi Covid-19? Ini Kemungkinan Penyebabnya Menurut Ahli Australia

1. Kisah Wanita Pemilik Rambut Terpanjang di Dunia, Keramas Habis 6 Botol Sampo, Baru Bisa Kering 2 Hari

Wanita Florida yang memegang Guinness World Record untuk rambut terpanjang mengatakan sulur rambutnya kini telah mencapai panjang 110 kaki.

Dilansir UPI, Asha Mandela, 60 tahun, pertama kali dianugerahi rekor untuk rambut terpanjang pada tahun 2009.

Saat itu, rambutnya diukur mencapai 19 kaki dan 6,5 inci.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: Rusia Tuding Ukraina Meracuni Tentaranya di Zaporizhzhia, Ini yang Dikatakan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2. Dulu Jadi Hama, Ikan Mas Jadi Makanan Alternatif di Australia

Mengonsumsi ikan mas bukan saja bisa mengatasi masalah lingkungan air tawar di Australia, tapi sekarang jadi alternatif di saat harga seafood semakin mahal.

Pernyataan tersebut disampaikan manajer perikanan Departemen Industri Primer dari Negara Bagian New South Wales (NSW), Luke Pearce, yang selama ini giat menganjurkan warga Australia untuk menyantap ikan air tawar ini.

Sejak diperkenalkan ke sistem perairan Australia, ikan mas telah berubah menjadi hama paling buruk yang menimbulkan dampak negatif pada kualitas air dan keanekaragaman hayati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Gempa Turkiye dan Suriah Melewati 9.500, Terbesar dalam Satu Dekade

Korban Gempa Turkiye dan Suriah Melewati 9.500, Terbesar dalam Satu Dekade

Global
Rusia Alami 24 Jam Paling Mematikan Selama Perang, 1.030 Personel Tewas

Rusia Alami 24 Jam Paling Mematikan Selama Perang, 1.030 Personel Tewas

Global
3,2 Ton Kokain Mengambang di Laut, Cukup Banjiri Pasar Selandia Baru Selama 30 Tahun

3,2 Ton Kokain Mengambang di Laut, Cukup Banjiri Pasar Selandia Baru Selama 30 Tahun

Global
1 WNI Tewas Akibat Gempa Turkiye, 2 Masih Belum Bisa Dihubungi

1 WNI Tewas Akibat Gempa Turkiye, 2 Masih Belum Bisa Dihubungi

Global
Studi China Sebut Tidak Ada Varian Baru Covid-19 di Beijing

Studi China Sebut Tidak Ada Varian Baru Covid-19 di Beijing

Global
Pentagon: Beijing Tolak Telepon untuk Bahas Balon Mata-mata China

Pentagon: Beijing Tolak Telepon untuk Bahas Balon Mata-mata China

Global
Ketika Biden Diteriaki “Pembohong” oleh Anggota DPR Saat Pidato Kenegaraan…

Ketika Biden Diteriaki “Pembohong” oleh Anggota DPR Saat Pidato Kenegaraan…

Global
Putri Kim Jong Un Kembali Dimunculkan ke Publik, Kunjungi Barak Tentara Korea Utara

Putri Kim Jong Un Kembali Dimunculkan ke Publik, Kunjungi Barak Tentara Korea Utara

Global
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turkiye-Suriah Capai 8.364 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turkiye-Suriah Capai 8.364 Orang

Global
Logam Mulia Jadi Andalan Ekspor Indonesia ke Swiss

Logam Mulia Jadi Andalan Ekspor Indonesia ke Swiss

Global
Guncangan Gempa Turkiye M 7,8 Terasa sampai Greenland

Guncangan Gempa Turkiye M 7,8 Terasa sampai Greenland

Global
Presiden Chechnya Yakin Rusia Segera Menang: Barat Akan Bertekuk Lutut

Presiden Chechnya Yakin Rusia Segera Menang: Barat Akan Bertekuk Lutut

Global
Gempa Turkiye Terbaru: 10 Provinsi Keadaan Darurat Selama 3 Bulan

Gempa Turkiye Terbaru: 10 Provinsi Keadaan Darurat Selama 3 Bulan

Global
Charlie Hebdo Bikin Kartun Sindiran soal Gempa Turkiye, Tuai Reaksi Keras

Charlie Hebdo Bikin Kartun Sindiran soal Gempa Turkiye, Tuai Reaksi Keras

Global
Rangkuman Hari Ke-349 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Rusia Kian Ditolak, 1.030 Tentara Moskwa Tewas Sehari

Rangkuman Hari Ke-349 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Rusia Kian Ditolak, 1.030 Tentara Moskwa Tewas Sehari

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+