Taiwan Pamer F-16V, Jet Tempurnya yang Paling Canggih Dilengkapi Rudal

Kompas.com - 18/08/2022, 14:24 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com - Taiwan pada Rabu (17/8/2022) memamerkan jet tempurnya yang paling canggih yaitu F-16V dengan dilengkapi rudal.

Pameran pada malam hari ini dilakukan setelah latihan militer China secara besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya di sekitar pulau itu.

Beijing menggelar latihan miluter udara dan laut selama berhari-hari di Selat Taiwan bulan ini, setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan delegasi Kongres AS ke Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri.

Baca juga: 10 Jet Tempur Tercanggih 2022, Rafale Nomor 7

Taiwan kemudian melakukan latihan militernya sendiri untuk mensimulasikan pertahanan terhadap invasi China.

Pada Rabu (17/8/2022) personel Angkatan Udara Taiwan memuat salah satu unit jet tempur F-16V dengan rudal anti-kapal buatan AS dalam latihan kesiapan tempur di pangkalan udara daerah Hualien.

Sebanyak enam jet tempur F-16V kemudian lepas landas untuk misi pengintaian dan pelatihan malam, termasuk dua yang dipersenjatai dengan rudal, menurut angkatan udara Taiwan dikutip dari kantor berita AFP.

"Dalam menghadapi ancaman dari latihan militer pasukan komunis China baru-baru ini, kami tetap waspada sambil menetapkan konsep 'medan perang di mana pun dan pelatihan kapan saja'... untuk memastikan keamanan nasional," kata AU Taiwan.

Taiwan terus-menerus hidup di bawah ancaman invasi oleh China, yang mengeklaim pulau demokratis itu sebagai bagian dari wilayahnya dan akan merebutnya suatu hari nanti, dengan paksa jika perlu.

Baca juga:

Taipei menuduh Beijing menggunakan kunjungan Pelosi--pejabat tertinggi AS yang berkunjung dalam beberapa puluh tahun terakhir--sebagai alasan memulai latihan untuk invasi.

Taiwan telah memperkuat armada pesawat tempurnya yang menua dalam beberapa tahun terakhir, karena ketakutan akan peningkatan aksi militer China dan karena zona pertahanan udaranya atau ADIZ sering diterobos pesawat Beijing.

Pada November 2021, Taiwan mengerahkan skuadron pertama F-16V buatan AS. Pesawat tempur itu adalah versi yang ditingkatkan dan jauh lebih canggih dari F-16 lainnya yang berasal dari tahun 1990-an.

Penjualan F-16V ke Taiwan disetujui pemerintahan Presiden AS Donald Trump saat ia berseteru dengan China dalam sejumlah masalah. Penerusnya yaitu Joe Biden mempertahankan dukungan serupa untuk Taipei.

Baca juga: Kenapa Banyak Pejabat AS Kunjungi Taiwan dan Bikin China Marah?

Berita video "Warga Taipei ke China: Tak Mudah Rebut Taiwan, Lihat Rusia di Ukraina" dapat disimak di bawah ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Global
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Global
Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Global
Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Global
Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Global
AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

Global
Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Global
Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Global
Rangkuman Hari Ke-222 Serangan Rusia ke Ukraina: Ikut Perang untuk Hindari Istri Galak | Dukungan 9 Negara NATO

Rangkuman Hari Ke-222 Serangan Rusia ke Ukraina: Ikut Perang untuk Hindari Istri Galak | Dukungan 9 Negara NATO

Global
Indonesia Gagal Tempatkan Wakil di Radio Regulation Board ITU

Indonesia Gagal Tempatkan Wakil di Radio Regulation Board ITU

Global
Rudal Balistik Korea Utara Terbang di Atas Jepang, Warga Diimbau Berlindung

Rudal Balistik Korea Utara Terbang di Atas Jepang, Warga Diimbau Berlindung

Global
Indonesia Kembali Terpilih sebagai Anggota Dewan ITU untuk Kesembilan Kalinya

Indonesia Kembali Terpilih sebagai Anggota Dewan ITU untuk Kesembilan Kalinya

Global
[POPULER GLOBAL] Pendapat FIFA Security Officer dari Indonesia | 9 Negara NATO Dukung Ukraina Gabung

[POPULER GLOBAL] Pendapat FIFA Security Officer dari Indonesia | 9 Negara NATO Dukung Ukraina Gabung

Global
Kyiv Minta Warganya Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Naik karena Fokus pada “Musuh Lain”

Kyiv Minta Warganya Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Naik karena Fokus pada “Musuh Lain”

Global
Tragedi Estadio Nacional Peru yang Tewaskan 300 Suporter Masih Tinggalkan Misteri, Ini Kisahnya

Tragedi Estadio Nacional Peru yang Tewaskan 300 Suporter Masih Tinggalkan Misteri, Ini Kisahnya

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.