Kompas.com - 16/08/2022, 10:00 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Senin menolak membuka segel surat yang digunakan jaksa untuk mendapatkan persetujuan hakim federal menggeledah rumah mantan Presiden Donald Trump di Florida.

"Jika dibuka, pernyataan tertulis ini akan mengungkapkan rencana penyelidikan pemerintah yang sedang berlangsung, memberikan rincian spesifik tentang arah dan kemungkinan jalannya, dengan cara yang sangat mungkin membahayakan langkah investigasi ke depannya," tulis jaksa dalam pengajuannya, dikutip dari Reuters pada Selasa (16/8/2022).

Para sekutu Partai Republik-nya Trump dalam beberapa hari terakhir terus mendesak Jaksa Agung Merrick Garland untuk membuka segel dokumen, yang akan mengungkapkan bukti bahwa ada kejahatan dilakukan di rumah Trump.

Baca juga: 6 Rahasia Negara Amerika yang Diumbar Donald Trump

Pada Jumat (12/8/2022), atas permintaan Kementerian Kehakiman AS, pengadilan federal di Florida selatan membuka segel surat perintah penggeledahan dan beberapa dokumen hukum yang menyertainya, menunjukkan bahwa agen FBI membawa 11 set catatan rahasia dari resor Mar-a-Lago milik Trump.

Beberapa catatan yang disita diberi label "Top Secret", klasifikasi tingkat tertinggi untuk informasi keamanan nasional AS yang paling ketat dipegang.

Dokumen semacam itu biasanya disimpan di fasilitas khusus pemerintah karena pengungkapannya dapat membahayakan keamanan nasional

Properti milik Donald Trump di Florida, Mar-a-LagoShutterstock Properti milik Donald Trump di Florida, Mar-a-Lago
Kementerian Kehakiman AS pada Senin (15/8/2022) menyebut itu sebagai alasan lain menjaga surat pernyataan tetap disegel, dengan mengeklaim bahwa penyelidikan melibatkan materi yang sangat rahasia.

Namun, kementerian tersebut mengatakan, tidak akan menolak pelepasan dokumen tersegel lainnya yang terkait dengan penggerebekan itu, seperti lembar sampul dan mosi pemerintah untuk menyegel.

Baca juga:

Surat perintah yang dirilis pada Jumat (12/8/2022) menunjukkan bahwa Kementerian Kehakiman sedang menyelidiki pelanggaran tiga undang-undang.

Salah satunya adalah Undang-Undang Spionase yang melarang kepemilikan informasi pertahanan nasional, dan undang-undang lain yang menjadikannya kejahatan jika dengan sengaja menghancurkan, menyembunyikan, atau memalsukan catatan dengan niat untuk menghalangi penyelidikan.

Trump sejak itu mengklaim tanpa bukti bahwa ia memiliki perintah tetap untuk mendeklasifikasi semua berkas yang ditemukan di rumahnya.

Baca juga: FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

Berita video "FBI Gerebek Rumah Donald Trump, Ada Apa?" dapat disimak di bawah ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ABK China Tidak Diberi Makan dan Barangnya Dirampas, Kapalnya lalu Tenggelam di Kamboja

ABK China Tidak Diberi Makan dan Barangnya Dirampas, Kapalnya lalu Tenggelam di Kamboja

Global
Cerita Mantan Tentara Rusia Kabur dari Mobilisasi Parsial: Saya Tak Mau Bunuh Saudara

Cerita Mantan Tentara Rusia Kabur dari Mobilisasi Parsial: Saya Tak Mau Bunuh Saudara

Global
Hindari Mobilisasi Parsial, 3.000 Warga Rusia Antre Panjang Masuk Mongolia

Hindari Mobilisasi Parsial, 3.000 Warga Rusia Antre Panjang Masuk Mongolia

Global
Korban Tewas Penembakan Sekolah di Rusia Jadi 13 Orang, Putin Berang

Korban Tewas Penembakan Sekolah di Rusia Jadi 13 Orang, Putin Berang

Global
Buntut Kematian Mahsa Amini, Muncul Desakan Diakhirinya Wajib Berjilbab di Iran

Buntut Kematian Mahsa Amini, Muncul Desakan Diakhirinya Wajib Berjilbab di Iran

Global
Kisah Pria China Hilang 17 Hari Usai Gempa, Sempat Rawat Korban dan Cegah Banjir

Kisah Pria China Hilang 17 Hari Usai Gempa, Sempat Rawat Korban dan Cegah Banjir

Global
Penembakan Sekolah di Rusia Tewaskan 9 Orang, termasuk Anak-anak

Penembakan Sekolah di Rusia Tewaskan 9 Orang, termasuk Anak-anak

Global
Beginilah Indonesia di Mata Korsel dalam Konteks Hubungan Diplomatik

Beginilah Indonesia di Mata Korsel dalam Konteks Hubungan Diplomatik

Global
Terungkap Siapa Pendiri Grup Wagner, Tentara Bayaran Kejam yang Dikerahkan Rusia ke Ukraina

Terungkap Siapa Pendiri Grup Wagner, Tentara Bayaran Kejam yang Dikerahkan Rusia ke Ukraina

Global
Penembakan Terjadi di Pusat Mobilisasi Parsial Rusia, Petugas Kritis

Penembakan Terjadi di Pusat Mobilisasi Parsial Rusia, Petugas Kritis

Global
Rusia Salah Panggil Orang Tua dan Penderita Diabetes untuk Perang di Ukraina

Rusia Salah Panggil Orang Tua dan Penderita Diabetes untuk Perang di Ukraina

Global
Demo Mahsa Amini Meluas ke London dan Paris, Massa Bentrok dengan Polisi

Demo Mahsa Amini Meluas ke London dan Paris, Massa Bentrok dengan Polisi

Global
Pemakaman Shinzo Abe Lebih Mahal daripada Ratu Elizabeth II

Pemakaman Shinzo Abe Lebih Mahal daripada Ratu Elizabeth II

Global
AS Beri Peringatan Langsung ke Rusia Soal Konsekuensi Bencana Senjata Nuklir

AS Beri Peringatan Langsung ke Rusia Soal Konsekuensi Bencana Senjata Nuklir

Global
Dukungan Ratu Elizabeth II untuk Musik Inggris

Dukungan Ratu Elizabeth II untuk Musik Inggris

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.